FOTO: Kodam I/BB Tambah Ratusan Personel Perkuat Operasi Banjir Tapanuli Tengah
Kodam I/Bukit Barisan meningkatkan respons darurat dengan mengirim tambahan personel untuk memperkuat penanganan bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah.
Pemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). (Dispenad)
ADVERTISEMENT
Kodam I/Bukit Barisan mengerahkan 204 personel gelombang kedua untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. Dengan tambahan ini, total 555 personel diterjunkan melalui apel pemberangkatan di Makodam I/BB, Medan.
Pengiriman pasukan dibarengi dukungan peralatan seperti eksvakator, dump truck, ambulans, LCR, pelampung, serta tenda dan dapur lapangan. Bantuan logistik bagi warga turut diberangkatkan. TNI bersama BPBD, pemerintah daerah, Polri, dan Basarnas masih melakukan pencarian dan evakuasi. Laporan sementara menyebutkan lima warga meninggal, empat masih hilang, dan puluhan rumah rusak.
Pemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). DispenadPemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). DispenadPemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). DispenadPemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). DispenadPemberangkatan 204 personel Kodam I/Bukit Barisan untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor Tapanuli Tengah di Makodam I/BB, Medan, Rabu (26/11/2025). Dispenad
Kodam I/BB menerima bantuan alat berat dari Kasad untuk mempercepat pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Tapteng, Sumatera Utara. Bantuan alat berat Kodam I/BB Tapteng ini krusial untuk infrastruktur yang rusak.
TNI mengerahkan 30.864 personel dan aset strategis untuk mempercepat Penanganan Banjir Sumatra di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan logistik terus disalurkan untuk korban.
Polres Pasaman Barat mengerahkan puluhan personel untuk membantu pencarian korban longsor di Tinggam, Sinuruik. Dua korban ditemukan, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian intensif.
Kementerian Dalam Negeri RI membentuk posko dan tenda darurat di Tapanuli Utara untuk mempercepat Penanganan Banjir Sumatera Utara dan longsor yang menewaskan puluhan orang.
Kemendagri mendirikan posko dan tenda darurat di Tapanuli Utara untuk mempercepat penanganan bencana. Langkah ini memastikan koordinasi efektif dan penyaluran bantuan di wilayah terdampak.
Jumlah korban meninggal dunia akibat Bencana Sumut terus bertambah menjadi 166 jiwa, dengan 143 lainnya masih hilang dan operasi SAR intensif terus dilakukan.
Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus meningkat. BNPB mengonfirmasi 74 jiwa meninggal dunia, sementara pencarian Korban Bencana Agam masih berlanjut.