Fakta Unik: 2.389 Mahasiswa Ikuti OSMB UT Surabaya Tahap Akhir Secara Hybrid
Sebanyak 2.389 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Surabaya telah sukses menyelesaikan **OSMB UT Surabaya** tahap akhir secara hybrid. Penasaran bagaimana fleksibilitas UT menarik lebih dari 10.000 mahasiswa?
Universitas Terbuka (UT) Surabaya baru-baru ini menggelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) 2025 tahap keempat yang diikuti oleh 2.389 mahasiswa. Kegiatan penting ini dilaksanakan secara hybrid pada hari Sabtu, 13 September, memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk hadir secara luring maupun daring.
OSMB tahap akhir ini merupakan upaya 'sapu bersih' yang dilakukan oleh UT Surabaya untuk mengakomodasi seluruh mahasiswa baru yang belum sempat mengikuti orientasi pada tiga tahap sebelumnya. Peserta berasal dari berbagai wilayah, termasuk Sumenep, Ponorogo, Tuban, dan Bojonegoro, menunjukkan jangkauan luas UT.
Direktur UT Surabaya, Suparti, menjelaskan bahwa 471 mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring, sementara lebih dari 1.900 mahasiswa lainnya bergabung secara daring. Orientasi ini menjadi bagian krusial dalam persiapan perkuliahan bagi ribuan mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran jarak jauh terbesar di Indonesia.
Strategi Hybrid untuk Akses Pendidikan Merata
Pelaksanaan OSMB secara hybrid menunjukkan komitmen Universitas Terbuka dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas. Dengan memadukan metode luring dan daring, UT memastikan bahwa kendala geografis atau kesibukan tidak menjadi penghalang bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan orientasi yang komprehensif.
Suparti menegaskan, “Tahap keempat ini istilah kami sapu bersih. Jadi, semua yang belum ikut bisa bergabung, baik secara luring maupun daring.” Pendekatan ini sangat relevan mengingat profil mahasiswa UT yang beragam, banyak di antaranya adalah pekerja atau tinggal di daerah terpencil.
Total mahasiswa baru UT Surabaya hingga akhir penerimaan semester ini mencapai 10.476 orang, angka yang signifikan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap model pendidikan yang ditawarkan. OSMB dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) tahap akhir ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Layanan Pendidikan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) UT Surabaya.
Fleksibilitas Pendaftaran dan Biaya Terjangkau
Salah satu keunggulan utama Universitas Terbuka adalah sistem pendaftarannya yang fleksibel dan berbeda dari kebanyakan kampus lain. Meskipun penerimaan mahasiswa baru semester ini telah ditutup pada 18 Agustus 2025, UT akan kembali membuka pendaftaran untuk semester berikutnya mulai September 2025.
“UT berbeda dengan kampus lain, karena menerima mahasiswa baru setiap semester. Jadi istilahnya pendaftaran sepanjang masa,” ujar Suparti, menyoroti kemudahan akses yang ditawarkan UT. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk merencanakan studi mereka sesuai dengan waktu dan kondisi yang paling memungkinkan.
Selain fleksibilitas pendaftaran, biaya pendidikan di UT juga relatif terjangkau. Biaya pendaftaran untuk seluruh program studi ditetapkan sebesar Rp100.000, sementara biaya kuliah berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp1,9 juta per semester. Struktur biaya ini dirancang untuk mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi berbagai lapisan masyarakat.
Ekspansi Program Studi dan Jangkauan UT
Dalam upaya terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar kerja, Universitas Terbuka berencana untuk membuka dua program studi baru pada semester depan. Program studi yang akan dibuka adalah Desain Komunikasi Visual dan Pendidikan Agama Islam, menambah pilihan bagi calon mahasiswa.
Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel, UT secara konsisten menargetkan perluasan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi pekerja dan masyarakat di daerah terpencil yang mungkin kesulitan mengakses pendidikan konvensional. Inisiatif ini sejalan dengan misi UT untuk menjadi pelopor pendidikan terbuka dan jarak jauh yang berkualitas.
Kehadiran program studi baru ini diharapkan dapat menarik lebih banyak mahasiswa dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. UT terus berupaya menyediakan pendidikan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sumber: AntaraNews