Fakta Pencarian: Polisi Sisir Kali Mampang Hingga 500 Meter Cari Anak Hilang Sejak Rabu Lalu
Kepolisian dan tim SAR terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang anak hilang Kali Mampang berinisial A (16) yang menghilang sejak Rabu sore, memicu rasa penasaran publik.
Kepolisian Sektor Mampang Prapatan bersama tim gabungan dan SAR terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang anak berinisial A (16) yang dilaporkan hilang. Korban menghilang saat berenang di Kali Mampang, tepatnya di wilayah RW 06 Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sejak Rabu (29/10) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Pencarian ini dimulai setelah keluarga korban melaporkan kehilangan pada Jumat (31/10), menyusul ketidakmunculan A selama beberapa hari. Tim gabungan segera bergerak cepat untuk menyisir area sungai, berupaya menemukan keberadaan remaja tersebut.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Wahid Key menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan segala upaya dalam operasi pencarian ini. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Mampang, dengan harapan dapat segera menemukan korban.
Kronologi Hilangnya A di Kali Mampang
Peristiwa hilangnya A bermula pada Rabu (29/10) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, ketika korban bersama temannya yang juga berinisial A sedang berenang di Kali Mampang. Kedua remaja tersebut memiliki rencana untuk melompat dari jembatan dan berenang hingga jarak tertentu yang telah mereka sepakati bersama.
Namun, setelah beberapa waktu, teman korban menunggu hingga waktu maghrib tiba, A tidak kunjung muncul ke permukaan atau terlihat di sekitar lokasi. Ketidakmunculan ini menimbulkan kekhawatiran, tetapi kabar hilangnya A tidak langsung sampai ke pihak berwenang.
Baru pada Jumat (31/10), setelah dua hari berlalu, teman korban akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Orang tua teman kemudian menghubungi orang tua korban untuk mengonfirmasi dan mencari tahu kabar A yang tidak pulang ke rumah.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban segera melaporkan kejadian ini secara berjenjang. Laporan disampaikan kepada RT, RW, lurah setempat, hingga akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut dan memulai operasi pencarian.
Upaya Pencarian Intensif Tim Gabungan
Sejak laporan kehilangan diterima pada Jumat (31/10), kepolisian dan tim pencarian gabungan telah melakukan penyisiran secara terus-menerus di Kali Mampang. Area penyisiran meliputi radius hingga 500 meter dari lokasi terakhir korban terlihat, memastikan cakupan yang luas dalam upaya menemukan A.
Kompol Wahid Key menjelaskan bahwa dalam proses pencarian ini, pihaknya menggunakan beberapa perahu karet untuk menyisir aliran sungai. "Masih disisir. Jumat baru lapor, akhirnya baru dilakukan penyisiran pakai tiga perahu karet," ujar Wahid, menggambarkan intensitas operasi yang sedang berlangsung.
Selain mengerahkan personel dan peralatan, kepolisian juga berencana untuk melibatkan tim ahli dalam operasi pencarian ini. Keterlibatan tim ahli diharapkan dapat memberikan bantuan teknis dan strategi yang lebih efektif dalam menemukan korban di kondisi sungai yang mungkin sulit.
Korban A memiliki ciri-ciri fisik yang telah dideskripsikan untuk membantu proses identifikasi. Tinggi badannya sekitar 160 centimeter, saat kejadian ia mengenakan kaos bola berwarna merah dan celana training. Ciri khusus lainnya adalah terdapat bekas jahitan di kepala dan memiliki rambut ikal.
Sumber: AntaraNews