Emosi Ditabrak, Ibu Ini Sabet Mahasiswa Pakai Pisau Dapur hingga Jari Terputus
Akibat penganiayaan tersebut, dua jari korban terluka. Bahkan satu jari terputus akibat sabetan pisau dapur.
Anggota Satreskrim Polsek Biringkanaya Kota Makassar menangkap seorang ibu-ibu berinisial KI (39) usai menganiaya seorang mahasiswa berinisial MI (21), menggunakan pisau dapur. Akibat kejadian tersebut, satu jari korban terputus.
Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, Iptu Mataram mengatakan, kepolisian menangkap KI usai menganiaya seorang mahasiswa menggunakan pisau dapur. Mataram menduga pelaku tega menganiaya korban karena emosi usai ditabrak.
"Saat itu pelaku sedang mengisi angin ban mobil di depan warungnya. Tiba--tiba korban mengendarai sepeda motor menabrak pelaku," ujar Mataram.
Korban Sempat Ditahan Pelaku
Setelah kejadian tersebut, pelaku menahan korban di warungnya. Penahanan tersebut sambil menunggu suami pelaku untuk menyelesaikan masalah.
"Tapi karena emosi dan mengira korban akan kabur. Sehingga pelaku emosi dan menganiaya korban hingga luka berat," kata Mataram.
Akibat penganiayaan tersebut, dua jari korban terluka. Bahkan satu jari terputus akibat sabetan pisau dapur.
"Korban sempat menjalani operasi. Tapi satu jari korban terputus," kata dia.
Pelaku Ditangkap di Rumah
Usai kejadian, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Pada akhirnya, pelaku ditangkap di rumahnya.
"Pelaku juga terluka di bagian kaki akibat ditabrak oleh korban," kata Mataram.
Selain pelaku, kepolisian juga mengamankan barang bukti satu bilah pisau dapur.