Terjadi Lagi, Anak di Bekasi Aniaya Ibu Kandung hingga Berlumuran Darah
Seorang anak menganiaya ibu kandungnya sendiri kembali terjadi di Kota Bekasi.
Seorang anak menganiaya ibu kandungnya sendiri kembali terjadi di Kota Bekasi. Kali ini seorang ibu berinisial MI (58) dianiaya oleh anaknya yang berinisial L (28) hingga sekujur tubuhnya luka dan berlumuran darah.
Peristiwa penganiayaan terhadap ibu kandung itu terjadi pada Jumat (20/6) kemarin di rumahnya, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Penganiayaan yang diduga menggunakan senjata tajam itu dilakukan pada dini hari di saat tetangga sekitar sedang tidur.
Sanin, ketua RT setempat mengatakan saat itu dirinya mendapat informasi dari petugas keamanan yang melihat seorang ibu bersimbah darah keluar rumah mencari pertolongan pada dini hari. Petugas keamanan kemudian langsung menghubunginya.
"Si korban langsung keluar rumah, minta pertolongan, nah begitu linmas (petugas keamanan) saya tahu, langsung telepon saya, begitu telepon saya, saya dari rumah langsung mengarah ke TKP," ucapnya, Kamis (26/6).
Saat di lokasi, Sanin melihat korban dalam kondisi penuh luka dan berlumuran darah. Seketika itu juga Sanin melaporkannya ke kepolisian dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
"Korban langsung saya bawa ke rumah sakit untuk pertolongan pertama, itu pun kondisinya sudah berumuran darah, sudah parah," ungkapnya.
Sanin menduga luka pada tubuh korban akibat senjata tajam. Di beberapa bagian tubuh korban juga terdapat luka tusukan yang diduga dari senjata tajam, seperti di pipi dan paha.
"Lukanya di pergelangan tangan, di pipi sebelah kiri, di paha, sama di atas mata kaki dan sama di pinggang, itu (lukanya akibat dari) semacam benda tajam, semacam pisau," katanya.
Saat ini korban sudah dibawa oleh anaknya yang lain dan tinggal di Kecamatan Rawalumbu. Sementara terduga pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Kalau info terakhir korban, tadi saya telepon ke anaknya, sudah dibawa pulang, cuma memang dibawa pulang ke Rawalumbu, ke rumah anaknya (yang lain)," ungkapnya.
Sebagai ketua RT setempat, Sanin hanya mengetahui kalau korban selama ini tinggal di rumah berdua dengan anaknya yang diduga sebagai pelaku. Mereka berdua juga dikenal tertutup dan hampir tidak pernah bersosialisasi di lingkungam sekitar.
"Dia (korban) kan punya usaha nih, pagi berangkat ke tokonya, malam pulang, jadi untuk di lingkungan itu nggak ada komunikasi," ucapnya.
Pelaku Diamankan Polisi
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa kejiwaan pelaku dan saksi-saksi.
"Benar ada kejadian tersebut, saat ini kasus tersebut masih ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota," tandasnya.
Peristiwa penganiayaan seorang ibu oleh anak kandung sebelumnya juga terjadi di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Rabu (18/6) kemarin. Penganiayaan itu terekam CCTV dan viral di media sosial.
Dalam rekamam CCTV, korban bernama Melani (43) ditendang dan dipukul berkali-kali oleh anaknya yang berinisial MI (23). Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka memar di wajah, pinggang dan punggung. Sementara terduga pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.