DPRK Biak Harap Program Asta Cita Prabowo Prioritaskan Pembangunan Rumah Layak Huni di Kampung
DPRK Biak Numfor menyuarakan harapan agar Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto fokus pada pembangunan rumah layak huni bagi warga di kampung, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.
Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor, Papua, Nicoolas Otto Kho, menyuarakan harapan besar terhadap Program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat memprioritaskan pembangunan tiga juta rumah layak huni, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkampungan. Otto Kho menekankan pentingnya pemerataan akses hunian yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat di Biak Numfor.
Harapan ini muncul sebagai respons atas banyaknya aspirasi dari masyarakat terkait kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau di 257 kampung dan 19 distrik di Biak Numfor. Ketua Komisi 2 DPRK Biak Numfor tersebut melihat Program Asta Cita sebagai solusi strategis untuk mengatasi kesenjangan pemukiman antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Implementasi program ini dianggap krusial untuk mewujudkan impian setiap keluarga memiliki rumah yang aman dan nyaman.
Program pembangunan tiga juta rumah ini, menurut Otto Kho, memiliki tujuan mulia untuk memberikan kemudahan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau yang berada dalam kategori miskin ekstrem. Dengan demikian, inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi disparitas sosial ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah terpencil. DPRK Biak Numfor berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program ini agar tepat sasaran.
Pemerataan Hunian Melalui Program Asta Cita
Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah, menjadi sorotan utama DPRK Biak Numfor. Nicoolas Otto Kho menegaskan bahwa program ini harus diimplementasikan secara merata, dengan fokus pada kebutuhan mendesak warga di kampung-kampung. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap keluarga, terutama yang berada di daerah terpencil, dapat memiliki akses terhadap rumah layak huni yang menjadi hak dasar mereka.
Otto Kho mengakui bahwa implementasi pembangunan tiga juta rumah ini merupakan upaya besar untuk mewujudkan impian seluruh masyarakat di kampung agar memiliki hunian yang layak. "Banyak aspirasi permintaan bangun rumah layak huni untuk implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto supaya memberikan perhatian kebutuhan warga di 257 kampung dan 19 distrik," ujar Ketua Komisi 2 DPRK Biak Numfor Nicoolas Otto Kho, Minggu. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi hunian di Biak Numfor.
Pembangunan rumah layak huni bagi warga kampung juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara masyarakat kota dengan warga di pesisir dan pedalaman. Program Asta Cita ini secara khusus menargetkan keluarga berpenghasilan ekonomi rendah, memastikan mereka tidak tertinggal dalam akses terhadap fasilitas dasar. Dengan demikian, program ini tidak hanya membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan keadilan sosial.
Prioritas Pembangunan di Wilayah Terpencil Biak Numfor
Dalam rencana pembangunan 1.000 rumah masyarakat di Papua pada tahun 2026, DPRK Biak Numfor sangat berharap agar perhatian khusus diberikan kepada warga di pinggiran kampung. Wilayah-wilayah seperti kampung Anggraidi/Paray, Mokmer, Manggasisapi, Kampung Sanumi, hingga Mokmer Sup, merupakan area yang membutuhkan intervensi segera. Prioritas ini penting untuk memastikan bahwa bantuan pembangunan rumah mencapai mereka yang paling membutuhkan.
Selain itu, program pembangunan rumah layak huni juga diharapkan menjangkau warga di wilayah kepulauan Padaido, Aimando, dan Kepulauan Numfor. Tidak ketinggalan, daerah pantai Utara Pulau Biak juga menjadi fokus perhatian. Otto Kho menekankan bahwa pemerataan ini krusial untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah yang terlewatkan dari program strategis pemerintah pusat ini. Data menunjukkan permintaan pembangunan rumah layak huni yang diserap DPRK mencapai kurang lebih 3.000 unit rumah tersebar di 19 distrik.
Tujuan mulia Program Asta Cita adalah memberikan kemudahan akses hunian layak bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau miskin ekstrem. Dengan fokus pada wilayah-wilayah terpencil dan pinggiran, program ini diharapkan dapat secara efektif mengangkat taraf hidup masyarakat. Inisiatif ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, termasuk di Biak Numfor.
Sumber: AntaraNews