Tahukah Anda? Panen Jagung Hibrida Biak di Kampung Yopdi Sukses Besar, Bupati Apresiasi Jadi Solusi Ketahanan Pangan Lokal!
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi suksesnya Panen Jagung Hibrida Biak di Kampung Yopdi. Bagaimana upaya ini bisa menjadi kunci ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat?
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, baru-baru ini memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat Kampung Yopdi, Distrik Biak Utara. Apresiasi ini diberikan atas dukungan aktif mereka dalam program ketahanan pangan lokal.
Wujud nyata dari dukungan tersebut terlihat dari keberhasilan panen perdana jagung Hibrida yang dilakukan oleh kelompok tani setempat. Acara panen ini menjadi simbol komitmen kuat terhadap kemandirian pangan di wilayah tersebut.
Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, secara langsung menyampaikan penghargaan tersebut pada Sabtu lalu. Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian.
Dukungan Pemerintah untuk Ketahanan Pangan Lokal
Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menegaskan bahwa panen jagung Hibrida di Kampung Yopdi merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Presiden Prabowo. Program ini berfokus pada penguatan ketahanan pangan nasional.
Menurut Bupati Markus, hasil panen jagung ini memiliki potensi besar. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kampung, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap program ketahanan pangan di tingkat daerah.
Markus berharap, kesuksesan panen jagung Hibrida ini dapat menjadi inspirasi. Harapan tersebut adalah agar Kampung Yopdi menjadi sumber utama ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, "Bahkan setelah panen jagung hasilnya tidak hanya untuk kebutuhan makan keluarga tetapi bisa dijual di pasar sehingga mendapat penghasilan keluarga." Pernyataan ini menyoroti dampak ekonomi positif bagi petani.
Biak Utara, Lumbung Pangan Masa Depan
Kampung Yopdi yang terletak di wilayah Utara Biak, memiliki potensi besar sebagai kawasan lumbung pangan lokal. Lokasi strategis ini memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya secara mandiri.
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan sebelumnya telah mengidentifikasi wilayah Biak Utara sebagai area yang sangat potensial. Khususnya untuk pengembangan sektor pertanian, terutama penanaman jagung.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Biak Numfor, Arnold Kbarek, menjelaskan visi pemerintah daerah. Ia menyatakan, "Sektor perikanan kelautan pariwisata dan sektor pertanian menjadi program unggulan pemerintah daerah sesuai dokumen RPJMD 2025-2029."
Fokus pada sektor pertanian, khususnya budidaya jagung, menunjukkan komitmen kuat Pemkab Biak Numfor. Komitmen ini bertujuan untuk mencapai kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews