Dor! Begal Pembacok Polisi Lumajang Ditembak Mati di Pasuruan
Pelaku berusia 30 tahun itu ditembak karena melakukan perlawanan dengan senjata tajam saat hendak diamankan.
Pelarian seorang begal sadis berinisial A berakhir di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Jawa Timur setelah ditembak mati anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum, Senin (15/12). Pelaku berusia 30 tahun itu ditembak karena melakukan perlawanan dengan senjata tajam saat hendak diamankan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, tindakan tegas dilakukan kepolisian setelah pelaku menyerang ketika proses penangkapan berlangsung.
"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, keras, dan terukur karena pelaku A melakukan perlawanan dengan menyerang anggota dengan senjata tajam,” ujar Jumhur.
Sosok Begal Ditembak Mati
A diketahui sebagai eksekutor pembacokan terhadap anggota Polres Lumajang, Aiptu Susanto, Kamis (12/12). Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka serius setelah dibacok saat mencoba menangkap pelaku dan rekannya.
Setelah kejadian, tim Jatanras Polda Jatim bersama Polres Lumajang melakukan pengejaran terhadap dua pelaku. A berhasil dilacak di wilayah Pandaan, Pasuruan, pada Minggu malam (14/12). Saat disergap, pelaku kembali melakukan perlawanan sehingga petugas menembaknya. Satu pelaku lain yang terlibat dalam pembacokan Aiptu Susanto masih dalam pengejaran.
Diketahui, komplotan pencuri di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, membacok anggota polisi saat tepergok hendak mencuri, Kamis (11/12). Akibatnya, satu anggota Polsek Ranuyoso atas nama Aiptu Susanto Kurniawan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang.