Dinkes Depok Siagakan Layanan Kesehatan Nataru di Delapan Titik Strategis
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok memastikan ketersediaan Layanan Kesehatan Nataru Depok di posko gabungan, siap melayani masyarakat selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 hingga awal Januari 2026.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dinkes Depok secara aktif bergabung dalam Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang didirikan oleh Polres Metro Depok, serta Pos Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyediakan layanan kesehatan esensial. Kesiapsiagaan ini berlangsung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencakup seluruh rangkaian libur panjang tersebut.
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim medis yang solid untuk mendukung inisiatif ini. Petugas kesehatan berasal dari 38 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas di Depok, serta didukung oleh UPTD Public Safety Center (PSC) 119 yang dikenal sigap dalam penanganan gawat darurat. Penyiapan sumber daya manusia ini bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara optimal oleh warga dan pengguna jalan yang melintas di wilayah Depok.
Layanan kesehatan yang disediakan mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga penanganan kondisi gawat darurat. Kehadiran posko-posko ini di berbagai lokasi strategis diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Nataru, baik yang beraktivitas di dalam kota maupun yang sedang dalam perjalanan.
Kesiapan Petugas dan Jam Operasional Layanan Kesehatan Nataru Depok
Dalam upaya memastikan kelancaran pelayanan, Dinkes Depok telah mengerahkan petugas kesehatan dari 38 UPTD Puskesmas dan UPTD PSC 119. Keberadaan PSC 119 sangat vital karena merupakan pusat layanan darurat yang terintegrasi, siap merespons panggilan kegawatdaruratan medis. Seluruh tim yang bertugas telah dibekali dengan kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama dan penanganan medis awal.
Jam operasional pelayanan kesehatan di pos pengamanan terbagi menjadi dua shift untuk memaksimalkan cakupan layanan. Shift pertama dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB, sementara shift kedua beroperasi dari pukul 14.00 WIB sampai 20.00 WIB. Pembagian shift ini memungkinkan petugas untuk tetap siaga sepanjang hari di lokasi-lokasi yang telah ditentukan.
Setelah pukul 20.00 WIB, pelayanan kesehatan gawat darurat akan dialihkan ke Puskesmas 24 jam yang tersebar di Kota Depok. Terdapat 11 Puskesmas di Depok yang beroperasi selama 24 jam, memastikan bahwa kebutuhan medis darurat masyarakat tetap terpenuhi tanpa henti. Kebijakan ini merupakan langkah antisipasi untuk kondisi-kondisi yang memerlukan penanganan medis segera di luar jam operasional posko.
Jenis Pelayanan dan Lokasi Strategis Posko Kesehatan
Jenis pelayanan yang diberikan di Pos Layanan Kesehatan sangat beragam, meliputi pelayanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan umum, serta pelayanan kesehatan gawat darurat untuk kasus-kasus yang memerlukan penanganan cepat. Hal ini menunjukkan kesiapan Dinkes Depok dalam menghadapi berbagai skenario kesehatan yang mungkin timbul selama periode Nataru.
Khusus untuk Pos Layanan Kesehatan di Terminal Jatijajar, pelayanan yang diberikan lebih komprehensif. Selain pemeriksaan kesehatan umum dan penanganan kegawatdaruratan, juga dilakukan pemeriksaan Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) bagi para pengemudi. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan keselamatan perjalanan, terutama bagi pengemudi angkutan umum yang membawa banyak penumpang.
Secara keseluruhan, terdapat delapan titik lokasi Pos Layanan Kesehatan yang disiagakan oleh Dinkes Depok. Tujuh di antaranya merupakan Pos Pelayanan atau Pos Pengamanan yang didirikan oleh Polres Metro Depok, dan satu pos lainnya adalah Pos Kemenhub. Penempatan posko di lokasi-lokasi strategis ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
- Pos Pelayanan Terminal Jatijajar
- Pos Pengamanan Pertigaan Dinasti Cinere
- Pos Pengamanan Medan 9 Beji Margonda
- Pos Pengamanan Gereja Santo Herkulanus Pancoran Mas
- Pos Pengamanan Gereja Santo Paulus Pancoran Mas
- Pos Pengamanan Gereja Pancaran Kasih Sukmajaya
- Pos Pengamanan Shila Sawangan Bojongsari
- Pos Kemenhub Terminal Jatijajar
Sumber: AntaraNews