Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan layanan kesehatan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal di berbagai titik keramaian di Kota Madiun. Kesiapan ini menjadi prioritas mengingat peningkatan mobilitas warga selama musim liburan akhir tahun.
Sebanyak lima pos pelayanan kesehatan telah disiapkan di lokasi strategis, didukung 17 tim pertolongan pertama (P3K) dan 25 unit ambulans yang beroperasi dalam tiga shift. Persiapan ini telah dimulai sejak awal Desember, menunjukkan komitmen Dinkes dalam menjaga kesehatan publik. Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kota Madiun juga tetap membuka layanan 24 jam untuk kondisi darurat.
Sekretaris Dinkes-PPKB Kota Madiun, Endria Triningsih Kusdiana, berharap layanan kesehatan ekstra ini membuat kegiatan masyarakat selama Nataru lebih aman. Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan warga serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Madiun.
Advertisement
Advertisement
Dinkes Kota Madiun telah mendirikan lima pos pelayanan kesehatan di beberapa titik strategis yang diprediksi akan ramai pengunjung. Lokasi-lokasi ini meliputi PSC, Alun-Alun Kota Madiun, Suncity Mal, Terminal Purboyo, dan Stasiun Kereta Api. Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan darurat.
Untuk mendukung operasional posko-posko tersebut, Dinkes mengerahkan 17 tim pertolongan pertama yang siap siaga memberikan bantuan medis. Selain itu, 25 unit ambulans juga disiapkan dengan sistem tiga shift untuk memastikan respons cepat terhadap setiap insiden. Kesiapan Dinkes Madiun Nataru ini menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi kebutuhan medis selama liburan.
Endria Triningsih Kusdiana menjelaskan bahwa seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kota Madiun juga tetap beroperasi 24 jam penuh. Ini menjamin bahwa layanan kesehatan tidak akan terganggu, bahkan di luar jam kerja normal atau pada hari libur. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan penanganan medis.
Advertisement
Advertisement
Penguatan layanan kesehatan oleh Dinkes Kota Madiun tidak hanya terfokus pada posko Nataru, tetapi telah dimulai sejak awal Desember. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk memastikan pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat. Inisiatif awal ini menunjukkan perencanaan matang dari pihak berwenang.
Salah satu kegiatan awal yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan terhadap sopir dan awak angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) serta antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Tipe A Purboyo. Dari 70 sopir yang diperiksa, ditemukan beberapa keluhan penyakit tidak menular. Namun, hasil tes urine alkohol terhadap 76 sopir menunjukkan seluruhnya negatif, memastikan Kesiapan Dinkes Madiun Nataru dari segi transportasi.
Selain pemeriksaan kesehatan awak transportasi, Dinkes-PPKB juga melakukan inspeksi keamanan pangan di sentra pengolahan makanan di sekitar terminal. Inspeksi ini guna menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat aman selama meningkatnya mobilitas libur akhir tahun. Hal ini penting mengingat peningkatan mobilitas dan konsumsi makanan di luar rumah selama libur akhir tahun.
Advertisement
Dengan berbagai upaya ini, Dinkes Kota Madiun berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat selama perayaan Nataru. Kesiapan Dinkes Madiun Nataru ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kesehatan dan memastikan liburan berjalan lancar.
Sumber: AntaraNews