Dewa United Optimistis Lanjutkan Tren Positif Hadapi Bhayangkara FC di BRI Super League
Pelatih Jan Olde Reikerink yakin Dewa United akan mempertahankan performa apik saat menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC, menandai kebangkitan tim setelah awal musim yang sulit di BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Reikerink, menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan melanjutkan tren positif saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026. Keyakinan ini muncul setelah Dewa United menunjukkan performa impresif dalam tiga pertandingan terakhir.
Reikerink, dalam keterangannya di Bandarlampung pada Minggu, 4 Januari 2026, menegaskan optimisme tinggi. Ia percaya anak asuhnya akan kembali menampilkan permainan terbaiknya saat melawan Bhayangkara. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kesiapan Dewa United menghadapi tantangan berat di kandang lawan.
Meskipun sempat melalui periode sulit di awal musim, Dewa United kini mulai menemukan ritme permainannya. Mereka berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga terakhir. Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa tim.
Kebangkitan Dewa United Setelah Periode Sulit
Jan Olde Reikerink tidak menampik bahwa Dewa United sempat menghadapi masa-masa sulit di awal kompetisi BRI Super League musim ini. Namun, pelatih asal Belanda tersebut melihat adanya perubahan positif yang signifikan. Tren ini terlihat jelas dari catatan tiga pertandingan terakhir mereka.
Dewa United berhasil bangkit dan belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir tersebut. Mereka mencatatkan dua kemenangan penting serta satu hasil imbang. “Itu menunjukkan kami mulai kembali ke kondisi yang baik,” ujar Reikerink, menyoroti peningkatan performa timnya.
Periode sulit di awal musim dianggap sebagai bagian dari proses adaptasi tim. Reikerink menjelaskan bahwa hal ini wajar terjadi pada tim yang baru membangun kekuatan. Kini, Dewa United siap membuktikan konsistensi mereka di lapangan hijau.
Adaptasi Pemain Baru dan Proses Pembentukan Tim Solid
Pelatih Jan Olde Reikerink menyoroti bahwa performa tim yang belum stabil di awal musim tidak terlepas dari proses adaptasi para pemain baru. Banyak pemain yang bergabung dengan Dewa United harus menyesuaikan diri. Mereka membawa peran dan kebiasaan berbeda dari klub sebelumnya.
Proses penyesuaian ini membutuhkan waktu agar para pemain dapat menyatu dengan sistem permainan tim. “Untuk membangun tim yang solid memang butuh proses,” kata Reikerink. Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam membentuk sebuah kesatuan tim yang kuat.
Pemain baru harus beradaptasi dengan cara bermain serta tuntutan taktik yang diterapkan oleh pelatih. Reikerink juga menambahkan bahwa Dewa United kerap memulai kompetisi dengan kondisi serupa, tetapi mampu bangkit dan mencatatkan hasil positif di akhir musim.
Tantangan Melawan Mantan Klub dan Posisi Klasemen
Pemain Dewa United, Alex Martins, memprediksi bahwa laga melawan Bhayangkara United akan berjalan menarik. Pertandingan ini diperkirakan akan mendapat perhatian besar dari publik. Martins juga memiliki motivasi tersendiri dalam laga ini.
“Saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Banyak orang akan datang menonton laga ini,” kata Martins. Ia menambahkan, “Saya juga punya motivasi tersendiri karena akan menghadapi mantan klub.” Ini menambah bumbu persaingan dalam pertandingan tersebut.
Saat ini, Dewa United menduduki posisi ke-14 di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 17 poin dari 15 laga. Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC berada di urutan ke-10 dengan koleksi 19 poin dari jumlah laga yang sama.
Sumber: AntaraNews