Jan Olde Riekerink Sebut Laga Dewa United vs Persija di JIS Sangat Menarik
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyoroti pentingnya pertandingan Dewa United vs Persija Jakarta di BRI Super League. Ia menilai laga ini menarik untuk dimainkan meskipun timnya sedang dalam tren negatif dan harus bangkit dari kekecewaan.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyatakan pertandingan BRI Super League antara timnya melawan Persija Jakarta akan menjadi laga yang sangat menarik untuk dimainkan. Pertarungan sengit ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (15/3), menjadi sorotan utama pekan ini. Riekerink menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi kekuatan Macan Kemayoran.
Pernyataan ini disampaikan Jan Olde dalam jumpa pers daring yang diadakan pada Sabtu (14/3) menjelang pertandingan krusial tersebut. Ia mengakui bahwa timnya harus segera bangkit dari kekecewaan mendalam akibat hasil buruk di laga-laga sebelumnya. Fokus utama adalah mengatasi mentalitas pemain setelah tersingkir dari kompetisi internasional dan domestik.
Dewa United baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Bhayangkara FC di Super League pada Minggu (1/3), yang kemudian diikuti dengan tersingkirnya mereka dari AFC Challenge League. Setelah bermain imbang 2-2 dengan Manila Digger pada Kamis (12/3), Dewa United kalah agregat 2-3. Laga melawan Persija menjadi momentum krusial untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Mengatasi Kekecewaan dan Membangun Mentalitas Tim
Rentetan hasil minor yang dialami Dewa United belakangan ini tentu berpotensi memengaruhi mental para pemain secara signifikan. Setelah dipecundangi oleh Bhayangkara FC di kandang sendiri, Banten Warriors juga harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari AFC Challenge League. Hasil imbang yang tidak cukup membawa mereka lolos dari babak penyisihan grup menjadi pukulan telak bagi skuad.
Namun, Jan Olde Riekerink mengingatkan bahwa kekecewaan adalah hal yang biasa dan tak terpisahkan dari dinamika dunia olahraga profesional. Pelatih asal Belanda ini menegaskan pentingnya membangun tim yang kuat secara mental dan solid. Ia menjelaskan bahwa proses ini adalah upaya berkelanjutan, bukan hanya dari satu pertandingan ke pertandingan lain, melainkan sebuah perjalanan panjang.
"Di olahraga, Anda akan selalu berurusan dengan kekecewaan," ujar Jan Olde, mengutip pengalamannya. Ia menambahkan bahwa fondasi tim Dewa United cukup kuat untuk menghadapi tantangan ini dan bangkit kembali. Dengan persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, tim diharapkan dapat menatap laga berikutnya dengan optimisme dan determinasi.
Strategi Hadapi Kedalaman Skuad Persija Jakarta
Menghadapi Persija Jakarta yang masih bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Super League, Jan Olde Riekerink memiliki pandangan tersendiri mengenai kekuatan lawan. Ia menilai Macan Kemayoran memiliki kedalaman skuad yang cukup solid dan merata. Hal ini terlihat dari kemampuan mereka untuk mengganti beberapa pemain kunci yang absen tanpa mengurangi kekuatan tim secara signifikan.
Meskipun demikian, Jan Olde juga mengidentifikasi adanya beberapa kelemahan dalam tim Persija yang bisa dimanfaatkan. "Menurut saya, mereka memiliki tim yang dinamis dengan beberapa kelemahan," ucap Jan Olde, mengindikasikan adanya celah yang bisa dieksploitasi. Ini menjadi fokus utama strategi Dewa United untuk meraih kemenangan di kandang lawan.
Pelatih Dewa United ini menekankan pentingnya mengambil keuntungan dari setiap kesempatan yang diberikan oleh lawan selama pertandingan berlangsung. Strategi utama yang harus diterapkan adalah mencetak gol lebih banyak dari Persija untuk memastikan kemenangan. Saat ini, Dewa United menghuni posisi kesembilan di klasemen dengan koleksi 33 poin dari 24 pertandingan, sedangkan Persija berada di posisi ketiga dengan 51 poin, menunjukkan perbedaan signifikan yang harus diatasi.
Sumber: AntaraNews