Persijap Jepara akan menghadapi Bhayangkara FC dalam laga lanjutan BRI Super League dengan semangat membara. Pertandingan penting ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada hari Sabtu. Laga ini menjadi krusial bagi Laskar Kalinyamat untuk memperbaiki posisi di klasemen dan mengamankan poin penuh.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengungkapkan bahwa timnya memiliki motivasi berlipat ganda menjelang pertandingan tersebut. Motivasi utama datang dari keinginan untuk mempersembahkan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun ke-477 Kabupaten Jepara. Perayaan hari jadi kota ini jatuh pada hari Jumat, 10 April.
Selain itu, poin penuh sangat dibutuhkan untuk menjauhkan Persijap dari ancaman degradasi yang semakin mendekat. Kemenangan di kandang sendiri akan menjadi dorongan moral yang signifikan bagi seluruh skuad. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat mengingat performa lawan yang solid.
Advertisement
Advertisement
Pelatih Mario Lemos menegaskan bahwa timnya berambisi mempersembahkan kemenangan sebagai kado istimewa bagi Kabupaten Jepara yang berulang tahun ke-477. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Persijap Jepara. Dukungan penuh dari suporter diharapkan dapat membakar semangat para pemain di lapangan hijau.
Selain faktor perayaan, Persijap Jepara juga sangat membutuhkan tambahan poin untuk menjauhi zona degradasi. Saat ini, Persijap berada di posisi ke-14 dengan 22 poin. Posisi ini masih jauh dari kata aman, mengingat ketatnya persaingan di papan bawah klasemen.
Tim-tim di bawahnya seperti Persis Solo (21 poin), Madura United FC (20 poin), Semen Padang FC (20 poin), dan PSBS Biak (18 poin) siap menyalip. Oleh karena itu, setiap pertandingan menjadi sangat berharga bagi Persijap untuk mengamankan posisi mereka di BRI Super League.
Advertisement
Advertisement
Meskipun memiliki motivasi tinggi, Mario Lemos menyadari bahwa pertandingan melawan Bhayangkara FC tidak akan mudah. Bhayangkara FC datang dengan catatan impresif, berhasil meraih kemenangan dalam enam pertandingan beruntun. Performa konsisten ini menjadikan mereka lawan yang patut diwaspadai oleh Persijap Jepara.
Mengenai kondisi skuad, Mario Lemos menyatakan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur. Namun, ada sedikit keraguan terkait kebugaran pemain sayap Iker Guarrotxena. “Iker kondisinya masih 50:50, kita masih akan kita pantau lagi kondisi terkininya,” jelas Mario Lemos.
Di sisi lain, Mario Lemos memuji penampilan Aly Ndom yang bermain bagus di dua laga terakhir, bahkan berhasil meraih gelar Man of The Match. Tiri juga disebut sebagai pemain inti di tim. Keputusan akhir mengenai susunan pemain akan ditentukan berdasarkan kesiapan masing-masing individu menjelang pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Persijap Jepara menunjukkan peningkatan performa dalam lima pertandingan terakhir mereka di BRI Super League. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini berhasil melalui lima laga tanpa menelan kekalahan. Catatan tersebut terdiri dari satu kemenangan dan empat hasil imbang.
Tren positif ini menjadi modal berharga bagi Persijap Jepara untuk menghadapi Bhayangkara FC. Konsistensi dalam meraih poin, meskipun banyak hasil imbang, menunjukkan bahwa tim memiliki daya juang yang kuat. Momentum ini diharapkan bisa dipertahankan dan ditingkatkan untuk meraih kemenangan penting di kandang sendiri.
Performa ini juga menjadi indikasi bahwa Persijap Jepara tidak akan menyerah begitu saja dalam persaingan di papan bawah. Setiap poin yang diraih sangat berarti dalam upaya mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews