Detik-Detik Penangkapan 'Kapten' dan 4 Aktor Intelektual Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Dalam video itu, terduga pelaku terlihat mengenakan topi hingga kaos berwarna hitam.
Polisi berhasil membekuk dalang penculikan Kepala Cabang sebuah bank di Jakarta. Sosok yang dijuluki 'Kapten' dalam aksi kriminal tersebut ditangkap saat berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam upaya pelariannya.
"Akhir penculikan sang kapten penculikan Kepala Cabang Bank Cempaka Putih, Jakarta Pusat. EW ditangkap saat tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo NTT, oleh team gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Mabar Polda NTT," tulis dalam caption pada video yang diunggah akun @jacklyn_choppers seperti dikutip merdeka.com, Senin (25/8).
Dalam video itu, terduga pelaku terlihat mengenakan topi hingga kaos berwarna hitam. Dalam video tersebut dirinya tengah diinterogasi atau diminta keterangan oleh petugas.
Selanjutnya, ia pun langsung dibawa petugas dengan menggunakan mobil ke bandara untuk diterbangkan ke Jakarta. Di mana lokasi kejadian penculikan dan pembunuhan itu terjadi.
Terduga yang terus dikawal dan didampingi aparat kepolisian terlihat menggunakan pesawat Batik Air untuk menuju ke Jakarta.
Setibanya di Polda Metro Jaya, pelaku yang tangannya diikat itu terlihat tertunduk lesu sambil berjalan dengan pelaku lainnya menuju ke gedung Ditreskrimum.
Detik-Detik Penangkapan 4 Aktor Intelektual
Pada video berikutnya yang diunggah, terlihat petugas tengah membuntuti para terduga dengan menggunakan mobil. Hal ini terdengar dari suara petugas dari dalam mobil.
"Detik-detik penangkapan 4 Aktor Intelektual penculikan dan pembunuhan KCP Bank Cempaka Putih di Solo, Jawa Tengah. Oleh Team Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang dan Polres Demak," tulis caption pada video tersebut.
"Yang ada mobil di depan itu teng, pepet itu teng. Pepet depan. Udah Pepet-pepet teng," ujar salah satu polisi pada video tersebut.
Setelahnya, petugas pun mengamankan para terduga pelaku yang sebelumnya sudah dibuntuti dengan menggunakan mobil.
Lalu, mereka pun langsung diminta untuk keluar dan turun dari dalam mobil yang ditumpanginya itu.
"Turun semua turun, tiarap. Borgol-borgol. Diam semua, diam-diam," ujar petugas pada video tersebut.
"Siapa yang nyuruh, woi," tanya Anggota Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Aiptu Zakaria alias Jacklyn Chopper ke salah satu terduga pelaku yang sudah dimasukkan ke dalam mobil petugas.
Sebelumnya, Polisi telah menangkap individu yang diduga sebagai aktor intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank di Jakarta, yang dikenal dengan inisial IP. Jumlah total pelaku yang ditangkap mencapai empat orang.
"Yang benar, (aktor intelektual) sudah ditangkap," ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya (PMJ) AKBP Abdul Rahim kepada para wartawan pada hari Minggu, 24 Agustus 2025.
Abdul Rahim menjelaskan bahwa keempat pelaku ditangkap pada waktu dan tempat yang berbeda. Menurut penjelasannya, saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.
"Tiga pelaku, yaitu DH, YJ, dan AA ditangkap pada 23 Agustus 2025 pukul 20.15 WIB di Solo, Jawa Tengah. Sementara itu, satu pelaku lainnya, C, ditangkap di daerah PIK, Jakarta Utara pada pukul 15.30 WIB tanggal 24 Agustus 2025," tambah Abdul.
Ia juga menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai peran dan motif di balik pembunuhan tersebut masih belum dapat dirinci.
"Saat ini para tersangka sedang dilakukan pendalaman secara intensif," tutup Abdul.
Tiga orang pelaku penculikan berhasil ditangkap terlebih dahulu Pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, pihak kepolisian berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penculikan kepala cabang bank di Jakarta.
Penangkapan tersebut berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di Ciracas, Jakarta Timur. Selain itu, tiga pelaku penculikan lainnya juga ditangkap di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Sementara itu, satu orang pelaku lainnya berhasil diamankan di Nusa Tenggara Timur saat berusaha melarikan diri.
"AT, RS, RAH diamankan di Jalan Johar Baru III no. 42, Jakarta Pusat. Sementara RW diamankan saat tiba di bandara NTT untuk melarikan diri," ungkap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, saat memberikan keterangan.
Ressa menambahkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan investigasi lebih lanjut dan berupaya mengejar pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan kepala cabang bank tersebut.
"Sementara masih dilakukan pendalaman dan masih dilakukan pengejaran terkait keterlibatan tersangka lain," ujar Ressa.