Dapat Bintang Mahaputra Utama dari Prabowo, Haedar: Simbol Pengakuan Negara ke Muhammadiyah
Penganugerahan sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kiprah Muhammadiyah yang telah berperan besar sejak pra-kemerdekaan hingga saat ini.
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan Bintang Mahaputra Utama kepada sejumlah tokoh di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8). Salah satunya adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
Haedar menerima penghargaan tersebut atas jasa dan pengabdian di bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Ia menyebut anugerah itu sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kiprah Muhammadiyah yang telah berperan besar sejak pra-kemerdekaan hingga saat ini.
“Penghargaan ini merupakan wujud penghormatan dan pengakuan dari negara pada eksistensi Muhammadiyah, yang sejak pra-kemerdekaan sampai pasca-kemerdekaan terus berkiprah untuk bangsa,” ujar Haedar, Selasa (26/8).
Apresiasi dari Presiden Prabowo
Haedar mengungkapkan, setelah penganugerahan, Presiden Prabowo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada dirinya dan Muhammadiyah.
Menurutnya, pemerintah dan negara, mewakili rakyat Indonesia, berterima kasih atas pengorbanan serta pengabdian Muhammadiyah selama ini.
Ia menilai penghargaan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk merangkul seluruh elemen bangsa.
“Bersatu itu kelihatannya mudah, tetapi tidak gampang. Di atas ragam perbedaan kepentingan, golongan, bahkan politik, kita harus tetap bisa menyatukan energi kolektif bangsa untuk kesejahteraan rakyat, kedaulatan, dan Indonesia maju,” jelas Haedar.
Penghormatan Kepada Muhammadiyah
Haedar menegaskan, penghargaan ini tidak sekadar simbolis, melainkan penghormatan dan pengakuan negara atas peran Muhammadiyah dalam perjalanan bangsa.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Muhammadiyah.
“Saya tidak lepas dari Muhammadiyah,” tegasnya.