Curah Hujan Tinggi, 5 Kecamatan di Lampung Terendam Banjir dan Longsor
Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua juga terendam dan hanyut dibawa arus deras.
Lima kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung terendam banjir sejak Senin (8/9).
Sejumlah kendaraan roda empat terendam dan sepeda motor juga hanyut dibawa arus deras akibat tingginya debit air.
Kepala BPBD Pesisir Barat, Imam Habibudin mengatakan, peristiwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB kemarin.
"Pertama untuk yang terdampak ada Kecamatan Pesisir Tengah yakni di Area Perkantoran Pemerintah Pesisir Barat, Pasar Ulu 2, Lebak, Kelurahan Pasar Kota Krui," katanya Selasa (9/9).
Lalu Kecamatan Way Krui, Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Karya Penggawa, dan Kecamatan Lemong.
"Hujan deras terjadi dengan intensitas tinggi mengguyur beberapa wilayah Kecamatan Kabupaten Pesisir Barat dari siang hingga malam hari. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air di beberapa sungai meluap hingga masuk ke pemukiman warga dan menutup jalan lalu lintas hingga genangan air masuk ke area kantor Bupati Pesisir Barat," jelas Imam.
Tak hanya banjir, hujan pun membuat longsornya tanah yang terjadi di Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui hingga menutup lalu lintas dan menimpa satu rumah warga.
"Pohon tumbang juga menghambat akses lalu lintas di jalan lintas Krui – Bengkulu Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong," terang Imam.
Imam menuturkan, pihaknya telah turun tangan untuk membantu masyarakat di beberapa titik bencana yang tersebar di beberapa wilayah yang terdampak.
"Satgas Labuhan Mandi melakukan evakuasi pemotongan kayu dan pembersihan material yang menutupi jalan. Satgas Lemong melakukan evakuasi pohon tumbang. Dan kami sampai saat ini masih di lapangan untuk membantu masyarakat," tandasnya.