5 Kecamatan di Pemalang Alami Banjir dan Pohon Tumbang, 92 Warga Dievakuasi
Di wilayah Kecamatan Belik, Watukumpul dan Warungprin, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada tanggal 23-24 Januari 2026 mengakibatkan beberapa pohon tumbang, serta banjir bandang. Banjir terjadi akibat meluapnya aliran sungai di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan. Lima kecamatan terdampak beberapa pohon tumbang yang sempat menutup jalan dan menimpa rumah warga.
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, luapan air sungai Kali Soso dan Kali Penakir mengakibatkan beberapa jembatan rusak, dan beberapa rumah terdampak luapan ada di kecamatan Pulosari, Belik, Moga, Watukumpul dan Warungpring.
"Sampai saat ini, jumlah rumah dan jembatan yang rusak, serta kerugian materiil masih dalam pendataan," kata Rendy setia, Sabtu (24/1).
Di wilayah Kecamatan Belik, Watukumpul dan Warungprin, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang. "Seluruh pohon tumbang tersebut telah dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polsek, BPBD dan instansi terkait," ungkapnya.
Selain itu, akibat luapan sungai di wilayah Kecamatan Pulosari juga mengakibatkan satu orang korban jiwa berinisial T, akibat terbawa derasnya arus luapan sungai Kali Penakir.
"Korban laki-laki, warga Dukuh Wanasari, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari," ujarnya.
Korban T ditemukan oleh warga di jembatan sungai Kali Penakir, wilayah Dukuh Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga, Sabtu (24/1) dini hari. "Setelah menerima laporan dari warga, tim SAR gabungan bersama Polsek dan Koramil Moga langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga, Pemalang," jelasnya.
92 Warga Terdampak
Sejumlah 92 warga terdampak luapan sungai di wilayah Desa Penakir telah dievakuasi ke Kantor Kecamatan Pulosari.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pendirian posko darurat penanganan bencana, serta bekerjasama dalam pembersihan material banjir di lokasi kejadian," tuturnya.
Meskipun situasi dan cuaca sudah mulai membaik, Polres Pemalang bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi kejadian.
"Kami mengimbau kepada masyarakat di bantaran sungai agar tetap waspada, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan," kata dia.