Cekcok Pasutri Berujung Maut, Suami di Jatinangor Tewas di Tangan Iparnya
Korban dan istrinya tengah bertengkar. Pelaku yang mendengarnya dari luar kesal istri korban diancam akan dibunuh. Tanpa tedeng aling, pelaku masuk ke rumah.
Dedi Ruskandi (48), warga Kampung Nangkod RW 09, Kelurahan Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dilaporkan tewas pada Sabtu (15/11) malam. Sekujur tubuhnya penuh luka-luka, di dada ada tusukan hingga dan sayatan benda tajam pada leher.
Terduga pelaku, Imar Permana (45), ialah ipar korban sendiri. Polisi telah menangkapnya kurang dari 24 jam.
"Iya saat ini terduga pelaku sudah diamankan," kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas saat dikonfirmasi, Senin (17/11).
Adapun insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 22.00 Wib. Awalnya, istri korban Ai Hayati (47) terlibat cekcok urusan rumah tangga dengan korban di dalam rumah. Terduga pelaku kala itu sedang bekerja di pekarangan rumah membuat kerajinan dari bambu.
Pelaku Dengar Adiknya Diancam Korban
Dari luar, terduga pelaku mendengar bahwa Ai diancam dihabisi oleh korban dalam cekcok tersebut, sehingga ia emosi dan langsung masuk ke dalam rumah sambil membawa pisau yang sedang dipakai bekerja dan menusuk dada korban.
Istri korban sempat menyuruh suaminya lari. Akan tetapi, pelaku mengejarnya dan korban terjatuh. Pelaku kemudian menyerang kembali korban dengan pisau ke bagian lehernya hingga meninggal dunia.
Polisi Olah TKP
Pihak kepolisian telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga tengah mendalami motif di balik tindakan terduga pelaku.
"Motif masih dalam pemeriksaan," kata Rogers.