Tangis Haru Hj Jumariah Si Ikon Haji Global 2026, Baru Tiba di Tanah Air Ingin Balik Lagi ke Tanah Suci
Jumariah tak kuasa menahan rasa syukur setelah berhasil menunaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Suasana haru menyelimuti Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, saat Ikon Haji Global 2026, Hj Jumariah (70), tiba bersama rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 14 Debarkasi Makassar. Di tengah ratusan jemaah haji asal Kabupaten Maros yang baru kembali dari Tanah Suci, Jumariah tak kuasa menahan rasa syukur setelah berhasil menunaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Jumariah mengaku bersyukur seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar. Meski demikian, ia masih merasakan kelelahan setelah menempuh perjalanan udara selama sekitar 12 jam dari Arab Saudi menuju Makassar.
"Alhamdulillah lancar (ibadah haji). Masih capek habis penerbangan (dari Arab Saudi)," ujarnya di Aula Arafah Asrama Haji Makassar.
Sempat Demam di Mina, Namun Tetap Menuntaskan Ibadah
Perempuan yang menjadi sorotan dunia haji tahun ini tersebut mengungkapkan tidak mengalami kendala berarti selama menjalankan rangkaian ibadah di Makkah. Namun, kondisi kesehatannya sempat menurun setelah menjalani puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah.
"Waktu di Mina, dua hari demam. Setelah itu, alhamdulillah (kesehatan) baik," sebutnya.
Meski baru saja kembali ke Indonesia, kerinduan terhadap Tanah Suci sudah kembali muncul dalam benaknya. Bahkan, keinginan untuk kembali ke Arab Saudi sempat ia panjatkan dalam doa saat menjalankan wukuf di Arafah.
"Ingin sekali kembali ke sana. Kalau ada rezeki bisa kembali ke sana Umrah," harapnya.
Bawa Oleh-Oleh untuk Keluarga dan Cucu Tercinta
Kepulangan Jumariah ke kampung halaman tidak hanya membawa pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga buah tangan untuk keluarga. Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah oleh-oleh khas Arab Saudi untuk orang-orang terdekatnya.
"Bawa kurma dan lima boneka unta," tuturnya.
Sementara itu, pakaian mispa berhiaskan ornamen berkilau yang dikenakannya saat tiba di Makassar turut menarik perhatian. Jumariah mengatakan pakaian tersebut telah dipersiapkan sejak masih berada di Maros dan dikenakan saat perjalanan pulang dari Tanah Suci.
"Baju ini beli dan bawa dari Maros," ucapnya.
Kisah Menabung 16 Tahun Jadi Inspirasi Jemaah Haji Indonesia
Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan rasa syukur atas kepulangan 393 jemaah haji Kloter 14 Debarkasi Makassar. Menurutnya, kehadiran Hj Jumariah dalam rombongan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maros karena sosoknya telah dikenal luas sebagai Ikon Haji Global 2026.
"Ibu Hj Jumariah ini sebagai simbol pemberangkatan haji Indonesia, bukan cuma Maros, tapi sudah di-endorse oleh Kementerian Agama Arab Saudi," tuturnya.
Chaidir menilai perjalanan hidup Jumariah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Selama 16 tahun, ia menabung dengan penuh kesabaran demi mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci. Uang tabungannya bahkan disimpan di bawah bantal dan di dalam ember hingga akhirnya cukup untuk mendaftar haji.
"Hasilnya, Allah memberangkatkan haji Hj Jumariah. Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Maros mendoakan dan Alhamdulillah Ibu Hj Jumariah sudah menunaikan hasrat dan keinginannya yang begitu luar biasa (berangkat haji)," kata dia.
Ketua PPIH Debarkasi Makassar Ikbal Ismail menambahkan sebanyak 393 jemaah haji Kloter 14 asal Maros telah tiba dengan selamat di tanah air. Ia juga menyoroti keberadaan Hj Jumariah yang menjadi salah satu kebanggaan dalam kelompok terbang tersebut.
"Alhamdulillah, kloter 14 sebanyak 393 jemaah haji telah pulang dari melaksanakan ibadah haji," tuturnya.
Ikbal berharap seluruh jemaah dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji serta meraih predikat haji mabrur.