Blak-blakan Haji Isam Bantah Titip Orang Dekat di Kabinet Prabowo
Haji Isam menegaskan, tak pernah terlibat dalam pemilihan menteri Prabowo.
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad yang akrab disapa Haji Isam akhirnya buka suara terkait informasi menitipkan orang kepercayaannya menjadi menteri Kabinet Merah Putih Presiden RI Prabowo Subianto.
Haji Isam menegaskan, tak pernah terlibat dalam pemilihan menteri Prabowo. Pemilihan menteri, kata dia, merupakan hak prerogatif dari Prabowo.
“Bukan karena kedekatan saya dengan mereka," kata Haji Isam melalui keterangan pers, Selasa (27/5).
Haji Isam menyayangkan dikaitkan dirinya dengan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih. Padahal, lanjut dia, Prabowo memilih para menteri dengan mempertimbangkan profesionalitas.
“Mereka (menteri) orang profesional, dipilih karena mempunyai kemampuan di bidangnya. Berdasarkan kemampuan, kecakapan dan integritas,” tegas dia.
Prabowo Independen
Haji Isam menekankan, Prabowo merupakan sosok yang sangat independen. Sehingga tidak mungkin memilih sosok menteri dari kabinetnya atas dasar kedekatan.
“Apalagi, latar belakang yang dimiliki Presiden Prabowo Subianto, sangat independen. Jadi bukan karena kedekatan dengan seseorang,” pungkas dia.
Sebanyak empat orang kepercayaan Haji Isam disebut-sebut masuk Kabinet Merah Putih Prabowo. Salah satunya adalah Amran Sulaiman yang kini menjabat Menteri Pertanian. Amran Sulaiman adalah sepupu dari Haji Isam.
Usai dilantik Prabowo, Amran membantah ditunjuk menjadi Menteri Pertanian karena dekat dengan Haji Isam. Dia mengaku masuk Kabinet Merah Putih karena profesionalitas.
"Kami ini profesional," tegas Amran di Kompleks Istana Kepresidenan.
Amran menuturkan, dirinya sudah pernah menjadi Mentan pada tahun 2014 dan bisa membuat Indonesia swasembada pangan. Dengan rekam jejaknya, Amran percaya diri bahwa ia profesional.
"Kami profesional, menteri ini bukan sekarang kan? 2014 kan? Swasembada kan? Profesional nggak? Aku tanya balik, saya tanya balik, jawab dong, jangan cuma nanya," ujar Amran.