Bertemu Prabowo, Lula Ungkap Niat Maju Pilpres Brasil untuk Periode Keempat
Lula diketahui menjabat sebagai Presiden Brasil selama tiga periode yakni, 2003-2011 dan 2023-2026.
Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva mengungkapkan niat untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Brasil untuk periode keempatnya, meskipun akan berusia 80 tahun dalam beberapa hari lagi. Lula mengatakan dirinya memiliki energi seperti pemuda berusia 30 tahun.
"Saya ingin mengatakan bahwa saya akan berusia 80 tahun. Tapi percayalah, saya masih punya energi seperti saat berusia 30 tahun. Dan saya akan maju untuk masa jabatan keempat di Brasil," kata Presiden Lula saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (23/10).
Lula diketahui menjabat sebagai Presiden Brasil selama tiga periode yakni, 2003-2011 dan 2023-2026. Kendati masa jabatannya segera berakhir, dia menenkan siap maju Pilpres Brasil pada tahun 2026.
"Saya katakan ini karena kita masih akan sering bertemu. Masa jabatan saya saat ini baru akan berakhir pada akhir tahun 2026. Tapi saya siap mencalonkan diri lagi," ujarnya.
Lula memastikan akan memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Brasil. Dia menyampaikan akan berupaya agar semakin banyak pengusaha Brasil berinvestasi di Indonesia.
"Saya ingin agar lebih banyak pengusaha Brasil datang ke Indonesia, berinvestasi di sini, dan sebaliknya, pengusaha Indonesia berinvestasi di Brasil. Karena hubungan dagang yang adil adalah hubungan di mana kedua negara sama-sama diuntungkan atau setidaknya, seimbang," jelas Lula.
Prabowo Kagum dengan Presiden Brasil
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya merupakan pengagum Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva. Prabowo mengatakan Lula da Silva sudah tiga periode memimpin Brasil.
"Saya mau akui di sini, bahwa saya ini pengagum beliau, karena beliau sudah mimpin lebih lama dari saya. This is your third term. Beliau sudah ketiga kali, ketiga kali periode," kata Prabowo saat pernyataan pers bersama usai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Lula di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (23/10).
Menurut dia, Undang-undang Brasil mengizinkan seorang presiden memimpin lebih dari dua periode. Sementara di Indonesia, seorang presiden hanya diperbolehkan menjabat maksimal dua periode saja.
"Kalau undang-undang mereka boleh tiga kali, kalau kita nggak boleh," ucap Prabowo sembari tertawa.
Sampaikan Terima Kasih
Dalam pertemuan ini, Prabowo menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan Presiden Lula di kelompok ekonomi BRICS tahun 2025. Dia menuturkan Presiden Lula berperan membuat Indonesia cepat diterima menjadi anggota BRICS.
"Terima kasih Presiden Lula atas kepemimpinan Presiden Lula, memimpin BRICS. Di bawah kepemimpinan beliau, Indonesia paling cepat diterima di BRIC. Bulan Oktober kita ajukan untuk diterima, Januari beliau langsung terima (anggota BRICS)," jelas Prabowo.
"Jadi sekali lagi terima kasih. Kita sekarang ingin hubungan ini lebih baik. Masih banyak kita harus belajar," sambung dia.