Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva karena tak dapat menghadiri 30th Conference of the Parties (COP30) di Belem, Brasil pada November.
Meski begitu, Prabowo akan mengirimkan delegasi 'kuat' dari Indonesia untuk mendukung inisiatif Brasil dalam perubahan iklim.
"Saya tadi minta maaf mungkin saya sulit hadiri COP30 di Belem, Brasil. Tapi saya akan kirim delegasi yang kuat untuk hadiri itu dengan keputusan kita untuk mendukung inisiatif-inisiatif dari Brasil," kata Prabowo saat pernyataan pers bersama usai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Lula di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (23/10).
Prabowo juga menekankan dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan Brasil di COP30. Indonesia juga siap berinvestasi dalam pelestarian hutan tropis, yang diinisiasi oleh Brasil.
"Mereka mendirikan suatu dana investasi untuk membantu melestarikan hutan. Hutan tropis dan saya menyampaikan bahwa Indonesia mendukung, Brasil yang merintis dan kita mendukung Brasil," tuturnya.
"Dan kita komit berapa dana yang Brasil akan investasi, maka Indonesia akan investasi di dana tersebut," sambung Prabowo.
Advertisement
Jadi Pertemuan Bergengsi Dunia
Sebagai informasi, Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa, United Nations Climate Change Conference atau Conference of the Parties (COP) merupakan pertemuan bergengsi dunia membahas isu lingkungan yang dihelat setiap akhir tahun.
COP pertama kali digelar di Berlin, Jerman pada 1995. COP merupakan pembuat keputusan tertinggi konferensi dan pengawas keefektifan implementasi serta instrumen hukum lainnya.
COP 30 akan berlangsung di Belem, Para, Brasil pada 10 hingga 21 November 2025.