Bank Tanah Dampingi Warga Terdampak PSN Kelola Lahan Reforma Agraria di Penajam Paser Utara
Bank Tanah aktif mendampingi warga terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Penajam Paser Utara untuk mengelola lahan Reforma Agraria, memberikan bibit buah dan pendampingan demi peningkatan ekonomi.
Badan Bank Tanah mengambil langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Mereka memberikan pendampingan intensif kepada warga yang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Pendampingan ini berfokus pada pengelolaan lahan Program Reforma Agraria yang telah diterima warga.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan lahan secara optimal dan berkelanjutan. Warga penerima manfaat diajak untuk mengembangkan tanaman buah-buahan yang menjanjikan secara ekonomi. Program ini merupakan tindak lanjut setelah penyerahan sertifikat hak pakai lahan kepada sekitar 40 warga terdampak PSN.
Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaksanaan Reforma Agraria Badan Bank Tanah, Nova Suryandaru, menegaskan komitmen lembaganya. Ia menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan yang lebih produktif. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Pertanian Buah
Badan Bank Tanah tidak hanya menyerahkan lahan, tetapi juga memberikan bantuan nyata berupa 200 bibit pohon buah kepada warga. Bibit-bibit ini disesuaikan dengan rekomendasi Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara. Jenis pohon yang dipilih adalah yang cocok dengan karakter wilayah tropis, seperti durian, mangga, rambutan, dan kelengkeng.
Selain bibit, Bank Tanah juga memastikan keberhasilan penanaman dengan menyediakan pupuk yang dibutuhkan. Penyuluh pertanian secara rutin datang ke lokasi untuk memberikan bimbingan. Mereka mengajarkan cara menanam dan merawat tanaman buah-buahan secara efektif.
Kerja sama erat juga terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Kolaborasi ini penting untuk pengawasan dan pendampingan berkelanjutan melalui penyuluh pertanian. Tujuannya agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang lebih efektif.
Nova Suryandaru menjelaskan bahwa Bank Tanah ingin memberdayakan warga. Hal ini dilakukan agar mereka lebih produktif dalam memanfaatkan lahan reforma agraria. Program ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Apresiasi Warga dan Harapan Masa Depan
Program lanjutan dari Badan Bank Tanah ini mendapat apresiasi tinggi dari warga penerima manfaat. Mereka menilai program ini sangat menjanjikan secara ekonomi. Selain itu, inisiatif ini juga dianggap ramah terhadap lingkungan, mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Tamsil, salah satu warga penerima Program Reforma Agraria, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia berharap bantuan bibit buah-buahan dan pendampingan dari Badan Bank Tanah dapat meningkatkan hasil kebun. Lebih jauh lagi, ia berharap program ini mampu mendongkrak perekonomian warga secara signifikan.
Warga merasa sangat terbantu dengan adanya program lanjutan ini. Lahan yang sebelumnya tidak terawat, kini sudah mulai ditanami pohon buah-buahan. Dengan teknik yang tepat, lahan tersebut diharapkan menjadi sumber penghasilan masa depan.
Program ini memberikan harapan baru bagi keluarga di Penajam Paser Utara. Melalui pengelolaan lahan yang produktif, warga dapat membangun masa depan yang lebih baik. Ini adalah bukti nyata komitmen Bank Tanah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews