Bahagianya Jemaah Haji asal Papua Ini, Bisa ke Tanah Suci Bareng 2 Istri
"Saya mendaftar 28 Februari 2013, tahunnya sama dengan istri kedua. Sedangkan istri ketiga ini mendaftar di Juni 2013."
Senyum manis terpancar dari jemaah haji kelompok terbang (kloter) 31, Maharik Ayub (62) saat menunggu giliran mendapatkan visa dan paspor haji di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (22/5). Maharik Ayub tampak senang bisa berangkat haji tahun ini bersama dua istrinya yakni Zani Kamri dan Mariati Kamto.
Pensiunan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah ini mengaku bersyukur bisa menjadi tamu Allah SWT bersama kedua istrinya untuk ibadah haji. Ayub bersama istri keduanya Zani Kamri mendaftarkan diri untuk berangkat ibadah haji 12 tahun lalu.
"Saya mendaftar 28 Februari 2013, tahunnya sama dengan istri kedua. Sedangkan istri ketiga ini mendaftar di Juni 2013. Dengan izin Allah, alhamdulillah dipanggil sama-sama (berangkat haji)," ujarnya kepada wartawan.
Ayub mengaku sudah berada di Kota Makassar sejak 15 Mei 2025 bersama istri ketiganya. Ia berangkat ke Makassar dari Kota Nabire, Papua Tengah menggunakan transportasi laut.
"Jadi kalau saya datang dengan istri muda yang ketiga ini tanggal 15 (Mei), naik kapal dari Nabire. Sedangkan istri kedua berangkat baru tiba kemarin sore (Kamis)," tuturnya.
Kepada merdeka.com, Ayub mengaku memiliki empat orang istri dan 10 anak kandung. Dari 10 anak kandung tersebut dua sudah meninggal dunia.
Selain itu, Ayub juga memiliki 11 anak tiri dari tiga istrinya. Pasalnya, Ayub menikahi istri kedua sampai keempat saat masih berstatus janda.
"Anak tiri yang di Nabire ada empat, anak tiri di Makassar ada empat, anak tiri yang di Jawa ada tiga," bebernya.
Meski hanya berangkat dengan dua istrinya, Ayub berharap istri keempatnya juga bisa menyusul berangkat haji. Sementara untuk istri pertamanya, kata Ayub, sudah meninggal dunia.
"Istri pertama, almarhumah itu saya menikah usia 25 tahun. Ketika di usia ke-37 meninggal istri dengan anak tujuh," kata dia.
Ayub berharap saat tiba di Tanah Suci, Arab Saudi bisa melafazkan doa bagi anak-anak dan cucunya agar bisa juga melaksanakan rukun Islam kelima.
"Karena istri-istri pun saya bawa ke sana (ibadah haji). Kita doakan kalau Allah ijabah kan bisa kun fayakun," ucapnya.
Sekadar diketahui, Kloter 31 dijadwalkan take-off ke Jeddah, Arab Saudi, pada pukul 14.40 Wita, Jumat (23/5). Kloter 31 Embarkasi Makassar berisikan jemaah berasal dari tiga daerah yakni Kabupaten Wajo sebanyak 78 orang, Provinsi Sulawesi Tenggara 51 orang, dan Papua 258 orang.