Amartha dan Ibu-ibu Mitra Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program 'Cerita Rasa'
Amartha berkolaborasi dengan ribuan ibu mitra di seluruh Indonesia melalui program 'Cerita Rasa' untuk memperkuat Ketahanan Pangan Nasional dan melestarikan kuliner lokal.
Perusahaan teknologi finansial Amartha mengambil langkah proaktif dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional dengan menggandeng ribuan ibu-ibu mitra di seluruh Indonesia. Inisiatif ini diwujudkan melalui peluncuran program inovatif bertajuk “Cerita Rasa” yang berfokus pada pemanfaatan pangan lokal. Program ini bertujuan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan kekayaan kuliner nusantara.
“Cerita Rasa” merupakan sebuah kompetisi memasak berskala nasional yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran dan penggunaan bahan pangan lokal. Kompetisi ini telah dimulai di berbagai wilayah, meliputi Sumatera, Kalimantan, dan akan berlanjut ke Bali, Sulawesi, serta Jawa, melibatkan lebih dari 1.000 ibu mitra binaan Amartha. Melalui ajang ini, Amartha berupaya menggali potensi kuliner daerah dan memberdayakan perempuan.
Puncak dari kompetisi regional ini akan mempertemukan para pemenang dari setiap wilayah untuk beradu keahlian di Jakarta pada Februari 2026. Acara final ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan memasak, tetapi juga platform untuk menguatkan peran UMKM dan membuka konektivitas dengan ekosistem investasi, menunjukkan komitmen Amartha terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan.
Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kuliner Lokal
Program “Cerita Rasa” yang diinisiasi Amartha secara langsung berkontribusi pada upaya peningkatan Ketahanan Pangan Nasional dengan mempromosikan penggunaan bahan pangan lokal. Kompetisi ini mendorong para ibu mitra untuk berkreasi dengan hasil bumi daerah mereka, sehingga mengurangi ketergantungan pada produk pangan dari luar. Pendekatan ini tidak hanya menguatkan ekonomi lokal tetapi juga memastikan ketersediaan pangan yang beragam dan berkelanjutan.
Julie Fauzia, Chief Funding Officer Amartha, menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi upaya nyata untuk memperkuat peran UMKM dalam ekonomi daerah dan merawat pangan lokal. Sebanyak 75 cerita rasa telah diangkat, yang tumbuh dari dapur rumah tangga dan menunjukkan ketahanan terhadap pola konsumsi berkelanjutan. Hal ini membuktikan bahwa inovasi kuliner lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Ibu-ibu memiliki peran sentral dalam proses ini, tidak hanya sebagai pengolah kuliner tetapi juga sebagai penjaga warisan kuliner generasi ke generasi. Di tengah gempuran makanan cepat saji, perempuan memegang peranan krusial dalam menjaga tradisi kuliner sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Amartha melihat potensi besar ini sebagai kunci untuk menjaga keberlanjutan budaya dan pangan.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan UMKM Akar Rumput
Kegiatan “Cerita Rasa” secara signifikan menguatkan pemberdayaan ekonomi perempuan, khususnya bagi ibu-ibu mitra UMKM di berbagai pelosok. Melalui kompetisi ini, mereka tidak hanya mengasah keterampilan memasak, tetapi juga mendapatkan platform untuk menampilkan produk kuliner mereka kepada khalayak yang lebih luas. Ini membuka peluang baru bagi pengembangan usaha mikro mereka.
Di tahap regional Sulawesi, misalnya, lima kelompok ibu mitra UMKM telah menampilkan sajian masakan berbahan pangan lokal, masing-masing mengangkat cerita, tradisi, dan kekayaan kuliner daerah asal mereka. Puncak kompetisi di Jakarta akan menjadi pameran kemampuan kuliner Ibu Mitra di hadapan juri dan calon investor, menciptakan konektivitas langsung antara UMKM akar rumput dan ekosistem investasi.
Dukungan akses keuangan dari Amartha melengkapi upaya pemberdayaan ini, memungkinkan UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Ini memperkuat nilai UMKM dalam merawat keberlanjutan budaya, sekaligus memberikan dampak positif pada perekonomian keluarga dan daerah. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana teknologi finansial dapat menjadi jembatan bagi kemajuan ekonomi masyarakat.
Dukungan Penuh untuk Inovasi Kuliner Lokal
Inisiatif Amartha ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan tersebut. Pihaknya siap membantu agar program ini berjalan lancar dan mencapai tujuannya dalam memberdayakan masyarakat.
Melinda Aksa menekankan pentingnya mendorong ibu-ibu di kota dan pelosok untuk terus mengolah bahan pangan sehat. Tujuannya adalah untuk dikonsumsi bersama keluarga, demi menciptakan generasi handal di masa depan. Pernyataan ini menggarisbawahi dampak jangka panjang dari program Amartha terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Kolaborasi antara sektor swasta seperti Amartha dengan organisasi kemasyarakatan seperti PKK menunjukkan sinergi yang kuat dalam mencapai tujuan pembangunan nasional. Dengan fokus pada pangan lokal dan pemberdayaan perempuan, program "Cerita Rasa" menjadi model inspiratif bagi upaya peningkatan Ketahanan Pangan Nasional dan pelestarian budaya kuliner Indonesia.
Sumber: AntaraNews