Akhirnya, Dua Terduga Pelaku Penikaman yang Picu Aksi Teror Mahasiswa di Makassar Ditangkap Polisi
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua individu.
Dua orang yang diduga terlibat dalam insiden penikaman di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berhasil diamankan oleh tim dari Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polrestabes Makassar. Penikaman ini memicu gelombang teror dan aksi sweeping antar-mahasiswa di lima kampus di Kota Makassar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua individu yang diduga kuat terlibat dalam penikaman terhadap korban berinisial K.
"Sudah ada. Nanti koordinasi sama Kasatreskrim. Kalau tidak salah sudah dua orang," ungkap Arya saat ditemui di Mapolrestabes Makassar pada Jumat (1/8).
Menurut informasi yang diterima, proses penangkapan dilakukan oleh tim Jatanras di wilayah Morowali. Arya, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Depok, menyatakan bahwa pihaknya fokus mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat memprovokasi konflik lebih lanjut di Kota Makassar.
"Jadi kami berharap seluruh organda (organisasi pemuda daerah) yang ada di Makassar ini bisa tenang dan tidak menyebarkan berita-berita yang tidak pasti. Karena akan muncul tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab," kata Arya.
Ia juga menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan terhadap para pelaku yang terbukti melakukan tindak kekerasan.
"Kami terus melakukan upaya untuk meredam ini dengan memproses pelaku-pelaku yang terlibat dalam tindak pidana penganiyaan," katanya.