Momen Menegangkan 1,5 Jam Evakuasi Bocah Terjepit di Parit Saat Ambil Bola
Petugas rescue Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) Palembang harus berjibaku dengan waktu untuk segera mengevakuasi korban.
Seorang bocah laki-laki inisial A (8) selamat usai terjepit di parit saat mengambil bola. Korban hanya mengalami luka lecet di lutut kakinya.
Namun penyelamatan bocah itu berlangsung dramatis. Petugas rescue Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) Palembang harus berjibaku dengan waktu untuk segera mengevakuasi korban.
Peristiwa itu terjadi saat korban bersama teman-temannya bermain bola di Jalan Super Semar, Lorong Musyawarah, Kelurahan Pipa Reja, Kemuning, Palembang, Rabu (20/5) sore. Bola tiga kali masuk ke parit dan korban berhasil mengambilnya.
Korban kembali turun ke parit untuk mengambil bola yang jatuh keempat kalinya. Namun begitu naik, kaki kanan korban tersangkut di parit tersebut dan tak bisa keluar.
Korban berteriak sekencangnya hingga membuat warga berkerumun. Warga sempat panik karena tak melihat apa-apa di sumber teriakan.
Tak lama kemudian korban mengeluarkan tangan dari dalam parit. Warga pun segera membantunya keluar.
Kaki Tersangkut
Namun penyelamatan secara manual tak bisa dilakukan karena kaki korban tersangkut. Alhasil warga melapor ke Damkar Palembang melalui nomor darurat 112.
Tim rescue datang ke lokasi dan langsung melakukan upaya penyelamatan. Lagi-tim tim kesulitan mengangkat korban dengan cara manual.
Kemudian tim harus membobol parit di dekat kaki korban yang terjepit lalu perlahan menarik korban. Alhasil, penyelamatan berhasil dilakukan selama satu jam.
"Eksekusi penyelamatan korban berlangsung sekitar satu setengah jam," ungkap Kasi Rescue Damkar Palembang Deni, Kamis (21/5).
Dalam kejadian itu, korban tidak mengalami cidera serius. Dia hanya luka lecet di lutut kanan bagian kaki yang tersangkut.
Deni mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi keadaan darurat yang perlu ditangani segera. Warga dapat menghubungi emergency call center 112 atau 150122 atau datang langsung ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Palembang di Jalan Merdeka.
"Semua pelayanan yang kami berikan tidak dipungut biaya alias gratis," pungkas Deni.