Indeks Demokrasi Indonesia Jawa Tengah Melonjak, Raih Peringkat Ketiga Nasional
Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Jawa Tengah mencatat peningkatan signifikan pada tahun 2025, berhasil naik ke peringkat ketiga nasional. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat dalam penguatan demokrasi di Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan capaian membanggakan dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025, dengan skor yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 0,88 poin dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini membawa Jawa Tengah melesat satu peringkat, dari posisi keempat menjadi ketiga secara nasional.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan kabar gembira tersebut saat acara "Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2025 dalam rangka Penguatan Demokrasi dan Peningkatan Strategi Pembangunan Nasional" di Semarang. Acara penting ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), di mana Jawa Tengah turut menerima penghargaan karena termasuk lima besar provinsi dengan IDI tertinggi di Indonesia.
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, mengingat indikator demokrasi mencakup aspek politik, ekonomi, hingga kebebasan berbicara. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi provinsi lain untuk terus berupaya meningkatkan kualitas demokrasi di wilayah masing-masing.
Peningkatan Signifikan Indeks Demokrasi Indonesia Jawa Tengah
Jawa Tengah berhasil mencatatkan skor Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) sebesar 86,72 pada tahun 2025, menempatkannya di posisi ketiga nasional. Capaian ini merupakan peningkatan yang patut diapresiasi, mengingat provinsi ini sebelumnya berada di peringkat keempat. Peringkat pertama diraih oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan skor 89,73, diikuti oleh Bali di posisi kedua dengan skor 88,73.
Kenaikan peringkat ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat pilar-pilar demokrasi. Wakil Menteri Kemenko Polkam, Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, secara khusus memberikan apresiasi atas peningkatan skor dan peringkat IDI di Jawa Tengah. Menurutnya, capaian ini menjadi indikasi adanya kompetisi positif antar daerah untuk terus memperbaiki kualitas demokrasi dan pembangunan.
Aspek dan Faktor Pendorong Kenaikan Indeks Demokrasi
Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) didasarkan pada tiga aspek utama yang saling berkaitan, yaitu kebebasan sipil, kesetaraan politik, dan kapasitas lembaga demokrasi. Ketiga aspek ini selalu berdinamika, mempengaruhi capaian IDI di setiap wilayah. Peningkatan di Jawa Tengah menunjukkan adanya perbaikan di aspek-aspek tersebut secara menyeluruh.
Menurut Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, kenaikan peringkat ini tidak semata-mata hasil kerja pemerintah, melainkan buah dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga ruang demokrasi tetap hidup. Partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai forum dan penyampaian aspirasi menjadi kunci penting. Wakil Menteri Kemenko Polkam Lodewijk F. Paulus menduga bahwa salah satu indikator pendorong capaian Jateng adalah keterbukaan kanal pelayanan publik dan ruang pengaduan masyarakat yang semakin mudah diakses. Kemudahan akses ini tersedia baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memungkinkan masukan dari masyarakat membantu pemerintah mengambil langkah yang tepat.
Komparasi Nasional dan Prospek Penguatan Demokrasi
Dalam skala nasional, persaingan antarprovinsi dalam meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) menunjukkan tren positif. Setelah DIY, Bali, dan Jawa Tengah, provinsi lain yang masuk lima besar adalah Kalimantan Barat dengan skor 86,17, meskipun turun dari posisi ketiga sebelumnya. Jawa Timur melengkapi lima besar dengan skor 84,05.
Dinamika ini menunjukkan bahwa setiap daerah terus berupaya untuk memperbaiki kualitas demokrasi mereka. Meskipun ada kabupaten/kota yang mungkin mengalami penurunan pada sejumlah aspek, secara keseluruhan Jawa Tengah berhasil menjaga momentum positif. Capaian ini diharapkan dapat memicu semangat inovasi dan kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia.
Berikut adalah peringkat lima besar provinsi dengan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tertinggi pada tahun 2025:
- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 89,73
- Bali: 88,73
- Jawa Tengah: 86,72
- Kalimantan Barat: 86,17
- Jawa Timur: 84,05
Sumber: AntaraNews