34 WNI dari Iran Segera Dipulangkan Pemerintah pada Gelombang Kedua
Heni Hamidah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, menyatakan bahwa pemulangan ini merupakan gelombang kedua.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang mempersiapkan pemulangan 34 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran dalam waktu dekat, mengingat ketegangan geopolitik yang meningkat di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa pemulangan ini merupakan gelombang kedua setelah evakuasi tahap pertama yang berhasil mengembalikan 32 WNI pada awal pekan ini.
"Untuk evakuasi tahap kedua ini tengah berproses, diikuti oleh 34 WNI," ungkap Heni dalam konferensi pers yang berlangsung pada Jumat (13/3).
Ia menjelaskan bahwa pemulangan WNI gelombang kedua dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari 20 orang telah tiba di Tanah Air pada Jumat malam (13/3), sedangkan kelompok kedua yang berjumlah 14 orang dijadwalkan tiba pada Sabtu (14/3).
Heni juga menambahkan bahwa pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran akan terus memantau dan melakukan asesmen keamanan di Iran untuk menentukan langkah evakuasi selanjutnya.
"Sesuai statement Pak Menlu tentang evakuasi bertahap, maka keperluan tentang evakuasi berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi terakhir di lapangan dan juga melihat kesiapan dan kesediaan para WNI yang masih ada di sana," tambahnya.
Selain membahas pemulangan WNI dari Iran, Heni juga menginformasikan bahwa pemerintah tengah mendampingi WNI di Timur Tengah yang belum bisa kembali ke Tanah Air akibat penutupan ruang udara di kawasan tersebut.
Saat ini, terdapat lebih dari 6.000 WNI yang terjebak di Timur Tengah, sebagian besar adalah jemaah umrah yang masih berada di Jeddah, Arab Saudi. Pemerintah telah menampung mereka di beberapa penginapan sambil menunggu jadwal penerbangan yang tersedia.
"Secara bertahap, mereka difasilitasi untuk dipulangkan ke tanah air dan tentunya mempertimbangkan jalur penerbangan maupun ruang udara yang terbuka," tutupnya.