Sejarah Terowongan Mrawan Jember, Salah Satu Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia
Terowongan Mrawan panjangnya nyaris 700 km. Salah satu terowongan kereta api terpanjang di Indonesia.
Panjangnya nyaris 700 km.
Sejarah Terowongan Mrawan Jember, Salah Satu Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia
Terowongan Mrawan
Terowongan kereta api yang membelah Gunung Gumitir ini terletak di wilayah Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Terletek antara Stasiun Mrawan dan Stasiun Kalibaru di km 30+777. Terowongan ini merupakan terowongan aktif terpanjang kedua di Indonesia dengan panjang 690 km.
Sementara itu, terowongan aktif terpanjang di Indonesia yakni terowongan Sasaksaat dengan panjang 949 km, seperti mengutip dari heritage.kai.id.
(Foto: Dok. KAI)
Usia Lebih dari 100 Tahun
Terowongan Mrawan dibangun pada kurun waktu 1901-1902. Kemudian pada 1910, perusahaan Kereta Api Negara, Staatsspoorwegen (SS) melakukan penyempurnaan bangunan.
Pembangunan Terowongan Mrawan masuk dalam proyek pembangunan jalur kereta api Kalisat-Banyuwangi yang dipimpin seorang Hoofdingenieur (kepala insinyur).
Pembangunan terowongan dilakukan dengan cara menggali bagian sisi arah Kalisat sebelah Gunung Botoh kemudian dilakukan menggali sisi arah Banyuwangi. Selanjutnya dilakukan penggalian secara bersamaan.
(Foto: Dok. KAI)
Fungsi Awal
Awalnya Terowongan yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi ini digunakan sebagai sarana penumpang dan pengangkutan komoditas ekspor seperti kopi, gula, beras serta pengangkutan hasil pertanian sehari-hari masyarakat di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.
Proses Pembangunan Terowongan Mrawan
Fungsi Terkini
Terowongan Mrawan dilewati oleh kereta api jarak jauh seperti Mutiara Timur Siang, Mutiara Timur Malam, Sri Tanjung, Tawang Alun dan kereta api lokal Pandanwangi, Probowangi. Selain itu, juga dilewati Lori Wisata Kalibaru-Mrawan.
(Foto: Instagram @tyo_vitoriano)