Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Asal Usul Pelabuhan Merak Banten, Dulu Dipakai Belanda untuk Redam Pemberontakan Rakyat

Asal Usul Pelabuhan Merak Banten, Dulu Dipakai Belanda untuk Redam Pemberontakan Rakyat

Asal Usul Pelabuhan Merak Banten, Dulu Dipakai Belanda untuk Redam Pemberontakan Rakyat

Begini cerita awal pelabuhan Merak yng dipakai Belanda untuk meredam pemberontakan rakyat.

Sabtu (6/4), antrean sejauh 8 kilometer terjadi di Tol Tangerang menuju Pelabuhan Merak. Kendaraan didominasi para pemudik yang hendak pulang kampung menuju Pulau Sumatera melalui penyeberangan selat Sunda.

Selama musim mudik lebaran, pelabuhan Merak memang jadi lokasi penyeberangan utama antar Jawa dengan Sumatera melalui jalur darat.

Namun bagaimana sejarah pelabuhan ini? Konon pelabuhan Merak memang disiapkan pemerintah Belanda untuk menyambung akses antar pulau.

Di samping membantu mobilitas angkutan barang dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya, ada juga motif politis yakni untuk meredam pemberontakan rakyat.

Selain itu, pelabuhan Merak juga sempat berangkat dari sebuah dermaga sederhana dari pohon kelapa karena keterbatasan teknologi di masa silam.

Sampai sekarang, pelabuhan ini jadi salah satu yang tersibuk untuk melayani penyeberangan antar pulau terutama di musim mudik lebaran seperti sekarang.

Yuk intip sekilas tentang sejarah pelabuhan Merak yang sudah ada sejak 1912 silam.

Asal Usul Pelabuhan Merak Banten, Dulu Dipakai Belanda untuk Redam Pemberontakan Rakyat

Dibangun untuk Pemerataan Ekonomi di Sumatera

Mengutip tulisan Halwi Dahlan dari Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung berjudul Pelabuhan Penyeberangan Merak menyebutkan bahwa peran pelabuhan Merak mulanya untuk pemerataan ekonomi di wilayah pulau Sumatera.

Kala itu, pengiriman bahan makanan, industri sampai sandang mengalami kesulitan sebelum adanya pelabuhan. Namun dibangunnya pelabuhan Merak, kegiatan pengiriman barang menjadi tepat waktu.

“Kebutuhan sandang dan pangan diangkut berdasarkan kebutuhan timbal balik antara Batavia dengan Sumatera,” kata Halwi

Membuka Kerja Sama Dagang

Tak dipungkiri, kerja sama dagang memerlukan akses pendistribusian komoditas yang dijajakan. Selain mudah menjangkau pasar, akses ini juga memudahkan terserapnya barang jualan yang kala itu masih didominasi rempah dan kain.

Adanya pelabuhan Merak di abad ke-20 seakan membantu para pedagang untuk tetap betah berjualan di pulau Jawa dan Sumatera karena barang mereka mampu termobilisasi dengan baik ke pembelinya.

“Pelabuhan Merak pertama kali dioperasikan pada tahun 19121 oleh pemerintah Hindia Belanda dengan tujuan menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera,” ujarnya

Meredam Pemberontakan Rakyat

Meredam Pemberontakan Rakyat

Selain berperan di sektor ekonomi, Belanda rupanya memiliki tujuan terselubung dalam membangun pelabuhan Merak.

Jika sebelum ada pelabuhan, mobilitas antar pulau bisa dilakukan tanpa terbatas, namun saat ada pelabuhan Merak maka hal tersebut sudah tidak dibebaskan.

Pemerintah Belanda melalui jawatan penyeberangan membatasi orang-orang dari Jawa maupun Sumatera untuk menyeberang. Yang boleh melintas hanyalah warga sipil yang tidak punya pengaruh di masyarakat.

Hanya kalangan non politik dan yang dipercaya oleh pemerintah Belanda yang boleh menyeberang antar pulau. Ini untuk menghindari bersatunya rakyat dari aspek sosial, politik dan pemberontakan untuk melawan Belanda.

“Masyarakat pribumi yang dapat menyeberang menggunakan fasilitas pelabuhan hanya mereka yang mendapat izin dari pemerintah Hindia Belanda itupun dengan ketentuan yang sangat ketat,” katanya.

Pernah Menggunakan Pohon Kelapa

Pernah Menggunakan Pohon Kelapa

Di awal kemerdekaan, pelabuhan Merak juga pernah mengalami masa-masa kritis.

Ketika itu terjadi pendangkalan di kawasan selat Sunda yang di dalamnya termasuk pantai Merak yang dipenuhi pasir.

Dari sini, kapal-kapal besar diharuskan berlabuh di jarak yang cukup jauh dari dermaga yang sudah ada.

Ketika itu pihak pengelola yakni PJKA (perusahaan jawatan kereta api) yang juga menaungi transportasi penyeberangan kewalahan karena belum memiliki peralatan yang menunjang aktivitas pelabuhan

Akhirnya, dermaga darurat dibuat menggunakan pohon kelapa dengan harapan bisa membantu mobilitas antar pulau.

“Pelabuhan Merak waktu masih di bawah PJKA menggunakan batang-batang kelapa sebagai dermaga karena kapal-kapal penyeberangan tidak dapat merapat sebab dangkalnya pantai Merak,” tambahnya.

Apa yang Dimaksud dengan Pemilu? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Apa yang Dimaksud dengan Pemilu? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Pemilu adalah landasan bagi pembentukan pemerintahan yang mewakili kehendak rakyat.

Baca Selengkapnya
Ini Cara Pemerintah Urai Kemacetan Belasan Jam di Pelabuhan Merak
Ini Cara Pemerintah Urai Kemacetan Belasan Jam di Pelabuhan Merak

Belasan jam kendaraan antre untuk menyeberang di Pelabuhan Merak.

Baca Selengkapnya
Akhirnya, Begini Solusi dari Pemerintah Urai Kemacetan Panjang di Pelabuhan Merak
Akhirnya, Begini Solusi dari Pemerintah Urai Kemacetan Panjang di Pelabuhan Merak

Dalam mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak, pihaknya akan memaksimalkan Pelabuhan Panjang.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Puncak Arus Balik Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini, Volume Kendaraan Terus Meningkat
Puncak Arus Balik Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini, Volume Kendaraan Terus Meningkat

Dari hasil rekapitulasi jumlah kendaraan pada arus mudik dari Merak ke Bakauheni yang didata Polda Banten sebanyak 259.216 kendaraan bermotor.

Baca Selengkapnya
Pelabuhan Merak Macet Parah, ASDP Masih Tunggu Izin Pemerintah untuk Jalankan Solusi Ini
Pelabuhan Merak Macet Parah, ASDP Masih Tunggu Izin Pemerintah untuk Jalankan Solusi Ini

kendaraan yang ingin masuk kapal di Pelabuhan Merak bisa ditampung sementara di kantong parkir Dermaga Pelabuhan Indah Kiat.

Baca Selengkapnya
20 Mei Peringati Hari Lebah Sedunia, Begini Asal Usulnya
20 Mei Peringati Hari Lebah Sedunia, Begini Asal Usulnya

Hari Lebah Sedunia ini adalah momen untuk mendidik, mengenal, dan membangkitkan kesadaran akan keberadaan dan pentingnya lebah.

Baca Selengkapnya
Ini 6 Syarat Pemilih dalam Pemilu 2024 Sesuai Undang-Undang, Ketahui Batas Waktu Memilih di TPS
Ini 6 Syarat Pemilih dalam Pemilu 2024 Sesuai Undang-Undang, Ketahui Batas Waktu Memilih di TPS

Berikut enam syarat pemilih dalam Pemilu 2024 sesuai dengan Undang-Undang berlaku.

Baca Selengkapnya
Kisah Perjuangan Kyai Makmur, Pahlawan Kemerdekaan dari Pemalang yang Tewas Tertembak Belanda
Kisah Perjuangan Kyai Makmur, Pahlawan Kemerdekaan dari Pemalang yang Tewas Tertembak Belanda

Kyai Makmur ditembak Belanda karena tidak mau diajak bekerja sama.

Baca Selengkapnya
Rentan Sembelit saat Bepergian, Ketahui Cara Mencegah dan Mengatasi Konstipasi
Rentan Sembelit saat Bepergian, Ketahui Cara Mencegah dan Mengatasi Konstipasi

Sembelit merupakan masalah yang kerap dialami saat bepergian, hal ini penting untuk dicegah demi kenyamanan dan kesehatan.

Baca Selengkapnya