KAI Cirebon Catat Peningkatan Signifikan Penumpang Lebaran 2026, Tembus 371 Ribu Orang

PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat lonjakan jumlah penumpang Lebaran 2026 hingga 371.044 orang, meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Cirebon Catat Peningkatan Signifikan Penumpang Lebaran 2026, Tembus 371 Ribu Orang
PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat lonjakan jumlah penumpang Lebaran 2026 hingga 371.044 orang, meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengumumkan peningkatan jumlah penumpang secara signifikan selama masa angkutan Lebaran 2026. Total 371.044 orang tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah tersebut. Peningkatan ini menunjukkan peran vital KAI sebagai penyedia transportasi publik yang diandalkan masyarakat.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi data dari 11 Maret hingga 1 April 2026. Capaian ini menunjukkan kenaikan sebesar 9 persen dibandingkan periode angkutan Lebaran 2025. Pada tahun sebelumnya, jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 338.855 orang.

Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan publik yang terus tumbuh terhadap moda transportasi kereta api untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran. Daop 3 Cirebon berhasil melayani kebutuhan mobilitas masyarakat dengan operasional yang aman dan tepat waktu.

Total 371.044 penumpang yang dilayani Daop 3 Cirebon selama periode angkutan Lebaran 2026 terbagi menjadi dua kategori utama. Sebanyak 181.892 penumpang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon, sedangkan 189.152 penumpang lainnya tiba di wilayah tersebut. Angka ini menegaskan tingginya mobilitas masyarakat di Cirebon dan sekitarnya.

Dominasi terlihat pada layanan kereta api jarak jauh komersial yang melayani 163.759 orang, sedangkan kereta api jarak jauh bersubsidi (PSO) juga memberikan kontribusi penting dengan melayani 18.133 orang. Muhibbuddin menyatakan, “Capaian ini mencerminkan peran kami sebagai penyedia layanan transportasi publik yang terus diandalkan masyarakat, selama musim mudik dan arus balik Lebaran.”

Peningkatan jumlah penumpang Lebaran KAI Cirebon ini menjadi indikator positif terhadap kualitas layanan yang diberikan. KAI Daop 3 Cirebon terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kenyamanan bagi para pelanggan. Hal ini juga menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga untuk merayakan hari raya.

Masa angkutan Lebaran 2026 di Daop 3 Cirebon mencatat dua puncak kepadatan penumpang yang signifikan. Puncak kedatangan pemudik terjadi pada tanggal 19 Maret 2026, dengan jumlah 11.395 pelanggan yang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon. Tanggal ini menjadi momen krusial bagi persiapan kedatangan para perantau.

Sementara itu, puncak arus balik Lebaran tercatat pada tanggal 22 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah pelanggan yang berangkat dari Daop 3 Cirebon mencapai 13.748 orang. Penanganan arus balik ini memerlukan koordinasi yang matang untuk memastikan kelancaran perjalanan semua penumpang.

Manajemen KAI Daop 3 Cirebon telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi kedua puncak tersebut. Persiapan meliputi penambahan personel, pengaturan alur penumpang, dan memastikan ketersediaan sarana. Ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang Lebaran KAI Cirebon.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon mengoperasikan sebanyak 171 perjalanan kereta api penumpang setiap hari. Jumlah ini terdiri dari 129 kereta api reguler dan 42 kereta api tambahan yang disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan. Total perjalanan KA penumpang yang dijalankan selama 22 hari pelaksanaan adalah 3.762 perjalanan.

Aspek keamanan menjadi prioritas utama selama periode sibuk ini. Muhibbuddin menegaskan bahwa seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan aman tanpa hambatan. “Semua operasional perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran tahun ini berjalan aman, serta tidak ada hambatan atau zero accident,” jelasnya.

Selain keamanan, ketepatan waktu juga menjadi fokus utama layanan KAI Daop 3 Cirebon. Tingkat ketepatan waktu perjalanan atau On Time Performance (OTP) untuk keberangkatan dan kedatangan kereta api masing-masing mencapai 100 persen. Hal ini menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan layanan terbaik bagi penumpang Lebaran KAI Cirebon.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi