Update Banjir Jakarta Usai Diguyur Hujan Semalaman
Banjir yang sempat merendam kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai surut pada Senin (7/7) siang.
Banjir yang sempat merendam kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai surut pada Senin (7/7) siang. Warga pun bersama pihak-pihak terkait mulai melakukan pembersihan.
"Surutnya tadi jam 11-an. Di titik yang terendah hari ini, paling tinggal 30 cm, lagi bersih-bersih," kata Lurah Bidara Cina, Suhartono, saat dihubungi.
Dia menerangkan, banjir sempat merendam pemukiman warga yang ada di RW 5, RW 6, RW 7, dan RW 11. Namun, yang paling parah terdampak banjir adalah di Gang Macan, RT 05 RW 07, yang posisinya paling dekat dengan Kali Ciliwung.
"Di titik terendah yang sejajar dengan kali Ciliwung itu bisa 2,5 meter sampai meter 3 meter. Itu dititik terendah yang dekat dengan Ciliwung," ucap dia.
Suhartono mengatakan, kini seluruh kawasan yang diterjang banjir perlahan surut.
Saat ini, petugas Dinas Lingkungan Hidup, Polisi, PPSU, Satpol PP dan Dishub turun membantu warga membersihkan sisa-sisa banjir. Sampah-sampah diangkut pakai truk, jalanan yang sempat tertutup air sekarang sudah bisa dilewati.
"Kita bersih-bersih di SDIT As-Sa’adah dan SD Muhammadiyah. Kemudian di Jalan Tanjung Lengkong sedang diangkat sampah sampahnya," ujar dia.
Lebih lanjut, empat titik pengungsian antara lain aula kelurahan dan Masjid Al-Abror RW 11, RPTRA Permata Intan, area Parkir Pukesmas Kelurahan Bidara Cina 2 yang sempat disediakan juga mulai kosong. Warga mulai pulang ke rumah masing-masing sejak banjir surut.
"Pengungsian rata-rata sudah kembali. Karena kenapa? Pada saat mulai surut tadi kurang lebih tinggal 2 cm atau 5 cm waktu nya bersih-bersih jangan sampai tunggu kering agak susah bersih bersihnya," ucap dia.
Meski sudah surut, warga diimbau tetap waspada. Pemantauan air dari Katulampa, Depok, sampai Manggarai terus dilakukan.
"Kita selalu memonitor sistem peringatan dini banjir dari Pemprov DKI. Di situ akan menjadi acuan untuk wilayah kami," tandas dia.