Pria di Ghana Ngaku Nabi, Prediksi Banjir Bandang dan Bangun Bahtera Raksasa Jelang Natal
Seorang nabi modern dari Ghana menyatakan bahwa perayaan Natal tahun ini akan menjadi pertanda datangnya banjir besar. Dari mana asal keyakinan tersebut?
Seorang pria asal Ghana mengklaim dirinya sebagai nabi yang menerima wahyu dari Tuhan untuk membangun sebuah bahtera kayu raksasa. Bahtera ini ditujukan untuk menyelamatkan umat manusia dari banjir besar yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 25 Desember mendatang. Ebo Noah, yang berasal dari Afrika Barat, meyakini bahwa perayaan Natal yang biasanya penuh dengan kebahagiaan adalah tanda dimulainya banjir selama tiga tahun yang akan menenggelamkan Bumi dan lautan.
Pengumuman mengenai perintah untuk membangun bahtera tersebut disampaikan melalui khotbah tentang banjir besar yang akan datang sejak bulan Agustus, seperti yang dilansir dari laman Oddity Central pada hari Selasa, 16 Desember 2025.
Di dunia maya, dia dikenal dengan berbagai julukan, seperti Ebo Jesus dan Igbo Noah, dan mengklaim dirinya dipilih untuk mengambil alih peran Nabi Nuh. Misinya adalah untuk menyelamatkan seluruh umat manusia serta spesies hewan dari bencana banjir yang diprediksi akan terjadi pada Natal tahun ini.
Banyak Diejek di Media Sosial
Kapasitas bahtera yang dibangunnya hanya dapat menampung beberapa ribu orang, meskipun ada sumber lain yang menyebutkan kapasitasnya bisa mencapai hingga 600 juta orang. Pernyataan-pernyataan yang terkesan mustahil ini telah memicu banyak ejekan di media sosial, dengan beberapa orang bertanya-tanya apakah bahtera tersebut dilengkapi dengan Wi-Fi atau apakah penumpangnya bisa menggunakan Cash App.
Meskipun banyak yang meragukan dan mengejeknya di media sosial, hal tersebut tidak menghentikan misinya. Ebo Noah mengklaim bahwa hewan-hewan seperti kambing dan burung sudah mulai berdatangan ke lokasi pembangunan bahtera.
Namun, klaim ini masih belum dapat dibuktikan, karena bahtera yang terlihat seperti perahu kayu besar itu tampak tidak mampu menampung puluhan orang, apalagi ratusan jiwa. Identitas asli dan lokasi pria ini juga masih menjadi misteri, meskipun ia memiliki ratusan ribu pengikut di berbagai platform media sosial.