Presiden Sementara Suriah Pilih Arab Saudi Sebagai Kunjungan Luar Negeri Pertamanya, Ini yang Dibahas dengan Pangeran MBS
Apa yang menjadi topik pembicaraan antara al-Sharaa dan Pangeran Mohammed bin Salman?
Presiden sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa melakukan perjalanan luar negeri pertamanya ke Arab Saudi. Ahmad al-Sharaa tiba di Riyadh bersama menteri luar negerinya, Asaad al-Shaibani, dengan menggunakan jet yang disediakan oleh Arab Saudi. Televisi negara Arab Saudi menyoroti bahwa al-Sharaa, yang lebih dikenal secara internasional dengan nama samaran Abu Mohammed al-Golani, memilih Riyadh sebagai tujuan perjalanannya yang pertama.
Bendera baru Suriah yang terdiri dari tiga warna terlihat berkibar bersebelahan dengan bendera Arab Saudi di bandara, sementara al-Sharaa yang mengenakan jas dan dasi melangkah turun dari pesawat. Setelah itu, dia mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman atau MBS, di Istana al-Yamamah di Riyadh.
Menurut laporan dari AP pada Senin (3/2), Kantor Berita Arab Saudi (SPA) menyebutkan bahwa pembicaraan mereka bertujuan untuk memperkuat keamanan dan stabilitas Suriah sebagai negara saudara.
"Kami berusaha meningkatkan tingkat komunikasi dan kerja sama di semua bidang, terutama yang berkaitan dengan kemanusiaan dan ekonomi," jelas al-Sharaa Dalam pernyataannya, seperdi dilaporkan kantor berita Suriah, SANA.
Arab Saudi dikenal sebagai salah satu negara Arab yang banyak memberikan dukungan finansial kepada kelompok pemberontak yang berupaya menjatuhkan Bashar al-Assad setelah protes anti-pemerintah Suriah pada tahun 2011 berubah menjadi konflik berdarah. Namun, kelompok-kelompok tersebut akhirnya mengalami kekalahan ketika Assad melancarkan perang saudara dengan dukungan dari Iran dan Rusia. Perubahan signifikan terjadi setelah serangan mendadak yang dipimpin oleh al-Sharaa pada bulan Desember 2024 melalui Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya berafiliasi dengan Al Qaeda.