Petani Temukan Gua Berusia 2.000, Jadi Temuan Paling Misterius dalam Sejarah Dunia
Gua dari batu pasir ini terletak di dekat Desa Shiyan Beicun di Sungai Qu, Provinsi Zhejiang, sebelah timur China.
Gua Longyou menjadi salah satu situs paling misterius dalam sejarah dunia.
Petani Temukan Gua Berusia 2.000, Jadi Temuan Paling Misterius dalam Sejarah Dunia
Gua yang dibangun manusia sekitar 2.000 tahun ini tidak sengaja ditemukan oleh petani pada 1992.
Gua dari batu pasir ini terletak di dekat Desa Shiyan Beicun di Sungai Qu, Provinsi Zhejiang, sebelah timur China.
Petani setempat menemukan gua unik itu ketika sedang mengeruk sejumlah kolam kemudian menemukan lima lubang besar di bawah tanah. Penggalian selanjutnya mengungkap ada 19 gua kecil di bawah lokasi itu.
Sumber: IFL Science
Gua itu rupanya memuat banyak peninggalan bersejarah dari Raja Xuan Dinasti Han yang hidup dari 91-48 SM. Artinya gua itu sudah dibangun lebih dari 2.000 tahun lalu.
Namun arkeolog mana pun bisa menyaksikan gua itu tidak seperti banyak bangunan atau tempat yang dibuat 2.000 tahun lalu.
(Foto: Zhangzhugang via Wikimedia Commons )
Melihat guratan garis-garis melintang di dinding gua, diduga dinding gua itu dibuat dengan pahatan lapis demi lapis tapi tidak ada informasi bagaimana sebetulnya gua itu dibangun. Tidak ada catatan kuno ditemukan tentang bagaiamana gua itu dibuat.
(Foto: Lastampa.it)
Mungkin satu-satunya bangunan yang mirip seperti Gua Longyou adalah Gua Huashan tapi jaraknya sekitar 200 kilometer dari daerah lain di China dan tampaknya dibangun 1.500 tahun kemudian.
Sumber: IFL Science
Masih menjadi misteri yang bikin penasaran mengapa manusia terdahulu membangun gua besar yang menakjubkan itu. Apakah gua itu menjadi tempat perlindungan, bunker militer, bangunan ritual, istana rahasia kaum bangsawan, lokasi tambang atau sumber daya alam?
Menurut teori yang diajukan oleh Yang Hongzun, peneliti dari Intitut Arkeologi Akademi Ilmu Sosial China pada 2014, gua itu dibangun atas perintah Raja Goujian pada 494 SM.
Sumber: IFL Science
Menurut media China, Hongxun berpendapat, Goujian menggunakan gua itu untuk menyembunyikan ribuan tentaranya yang kalah perang.