Iran Serukan Dunia Islam Bersatu Lawan Kejahatan Israel
Israel menyerang Iran pada Jumat (13/6), yang kemudian dibalas Teheran dengan serentetan rudal.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyerukan persatuan dan koordinasi di antara negara-negara Muslim. Menurutnya, persatuan ini dapat menggagalkan rencana jahat rezim Israel yang "sejak awal berdiri identik dengan kejahatan dan pertumpahan darah."
Pezeshkian menyampaikan, Israel lagi-lagi menunjukkan mereka tidak menghargai hak asasi manusia dan hukum internasional.
"Mereka membunuh warga sipil, ilmuwan, pejabat, dan personel militer kapan pun ada kesempatan,” jelasnya saat berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui telepon pada Sabtu (14/6) malam.
Pezehskian juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan solidaritas Erdogan terhadap Iran.
Dia juga menyampaikan, serangan terbaru Israel terhadap Iran, yang terjadi di tengah negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington, menunjukkan niat Israel untuk menggagalkan perundingan tersebut.
"Republik Islam Iran selalu mengedepankan perdamaian dan dialog," kata Pezeshkian, seraya menegaskan negaranya berusaha memperkuat hubungan dengan negara tetangga dan negara-negara Muslim.
"Namun sejak awal, rezim ini berusaha menggagalkan upaya kami, termasuk dengan membunuh syuhada (Ismail) Haniyeh saat dia menjadi tamu resmi kami," kata Pezehskian, merujuk pada petinggi Hamas yang dibunuh Israel di Teheran, seperti dilansir Antara, Minggu (15/6).
Pezeshkian menekankan pentingnya kerja sama dunia Islam untuk melawan agresi Israel.
"Negara-negara Islam harus memperkuat kemampuan pertahanan dan bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan pembangunan di kawasan," katanya.
Sementara itu, Presiden Erdogan mengecam keras serangan Israel dan menyampaikan belasungkawa kepada warga Iran yang menjadi korban. Erdogan mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusaha membuat kekacauan di kawasan tersebut.
Menurut Erdogan, salah satu tujuan serangan ke Iran adalah mengalihkan perhatian dari kejahatan Israel di Gaza. Dia menegaskan kembali dukungan Turki pada penyelesaian isu nuklir Iran secara diplomatik.