Kapibara (Hydrochoerus hydrochaeris) ditutupi lendir hijau akibat sianobakteri , di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. (AFP/ Juan Mabromata)
ADVERTISEMENT
Hewan pengerat terbesar di dunia yang menjadi kebanggaan Argentina, Kapibara, berubah warna karena diselimuti lendir hijau Hulk di Bendungan Salto Grandeg Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. Bendungan Salto Grandeg saat ini ditutupi Ganggang Hijau Biru (Cynobacteria), dimana bau busuk terhirup dari sekitar bendungan dan ikan-ikan mati berserakan di tepian danau.
Sianobakteri ini “adalah organisme fotosintetik yang menjalankan fungsi penting dalam ekosistem," kata Diego Frau, seorang ahli biologi di Institut Limnologi Nasional kepada AFP. Namundalam konsentrasi tinggi, mereka dapat merusak dan beracun. Perubahan iklim menyebabkan gelombang hijau, yang dapat berlangsung selama beberapa minggu.
Pada manusia, paparan ringan terhadap bakteri tersebutd apat menyebabkan kondisi kulit atau "gejala seperti flu" seperti diare, muntah, dan sakit kepala, kata Martin Novoa, seorang ahli biologi di Fakultas Ilmu Pangan di Universitas Nasional Entre Ríos, kepada AFP.
Kapibara (Hydrochoerus hydrochaeris) ditutupi lendir hijau akibat sianobakteri , di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataPemandangan Bendungan Salto Grandeg yang diselimuti ganggang hijau biru akibat sianobakteri, di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataPemandangan Bendungan Salto Grandeg yang diselimuti ganggang hijau biru akibat sianobakteri, di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataSeekor bangau memakan ikan mati akibat cyanobacteria di perairan Bendungan Salto Grande, di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13/02/2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataIkan yang mati di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat AFP/ Juan MabromataPemandangan Bendungan Salto Grandeg yang diselimuti ganggang hijau biru akibat sianobakteri, di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataIkan yang mati di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat AFP/ Juan MabromataWarga berjalan di pinggirann Bendungan Salto Grandeg yang diselimuti ganggang hijau biru akibat sianobakteri, di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataGambar mikroskopis sianobakteri yang menyelimutti Bendungan Salto Grandeg di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan MabromataKapibara (Hydrochoerus hydrochaeris) ditutupi lendir hijau akibat sianobakteri , di Sungai Uruguay, dekat Concordia, Entre Rios, Argentina, (13 /02/ 2025) waktu setempat. AFP/ Juan Mabromata
Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan dan konektivitas wilayah untuk memperluas akses layanan dasar masyarakat di Kabupaten Sambas.