Ilmuwan Temukan Warna Lautan Kini Berubah, tak Biru Lagi
Penelitian terbaru menunjukkan pergeseran warna lautan di Bumi.
Ilmuwan mengonfirmasi bahwa warna lautan Bumi mengalami perubahan signifikan dalam dua dekade terakhir, yang kemungkinan besar dipicu oleh perubahan iklim.
Penelitian terbaru menunjukkan pergeseran warna dari biru menjadi kehijauan di lebih dari 56 persen wilayah samudra dunia.
Mengutip Indy100, Minggu (30/3), temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature dan dilakukan oleh tim ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) serta National Oceanography Centre, Inggris. Studi ini menggunakan data satelit selama 20 tahun untuk melacak perubahan warna lautan secara global.
Menurut para peneliti, perubahan warna ini bukan sekadar fenomena visual, tetapi mencerminkan perubahan komposisi biologis di dalam laut, terutama terkait keberadaan plankton dan partikel organik lainnya.
Warna hijau yang semakin dominan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas biologis yang tidak normal.
“Ini adalah sinyal langsung bahwa ekosistem laut sedang berubah,” kata Dr. B. B. Cael dari National Oceanography Centre.
Ia menegaskan bahwa perubahan ini tidak bisa dianggap remeh, karena berkaitan dengan keseimbangan rantai makanan laut dan sistem iklim global.
Wilayah tropis dan subtropis menjadi yang paling terdampak, di mana suhu permukaan laut meningkat drastis dalam beberapa dekade terakhir. Kenaikan suhu ini diyakini mengubah distribusi organisme mikroskopis di laut, yang kemudian memengaruhi warna air laut.
Satelit digunakan untuk mengukur panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh permukaan laut. Warna biru biasanya menandakan perairan yang miskin kehidupan, sementara hijau menunjukkan aktivitas biologis yang tinggi.
Para ilmuwan khawatir, meski perubahan warna ini belum tentu berdampak langsung pada manusia dalam waktu dekat, ia dapat menjadi indikator awal gangguan ekosistem laut global akibat krisis iklim yang sedang berlangsung.
Penelitian ini memperkuat argumen bahwa perubahan iklim tidak hanya memengaruhi daratan, tetapi juga mengubah wajah dan fungsi laut secara perlahan namun pasti.