Akademisi USU: Sekolah Rakyat Sumut Kunci Percepat Pengentasan Kemiskinan
Akademisi USU menyoroti peran strategis Sekolah Rakyat Sumut dalam memutus rantai kemiskinan. Akses pendidikan berkualitas bagi anak kurang mampu jadi kunci utama percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah ini.
Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi, menyatakan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Sumut memiliki potensi besar. Langkah ini dianggap strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.
Menurut Agus, Sekolah Rakyat dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pernyataan ini disampaikannya di Medan pada Sabtu, 27 Juni.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan terjadi dengan pemberian akses pendidikan yang lebih baik. Ini akan membuka peluang kerja yang lebih baik bagi mereka, sehingga tidak terjebak dalam siklus kemiskinan yang sama.
Peran Strategis Sekolah Rakyat dalam Pengentasan Kemiskinan
Agus Suriadi menyoroti bahwa persentase penduduk miskin di Sumut saat ini sekitar 7,24 persen, sementara di Kota Medan berada pada kisaran 7,25 persen. Meskipun angka ini masih lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, upaya pengentasan tetap krusial.
Pemberian akses pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak dari keluarga miskin secara teoretis dapat membuka peluang kerja yang lebih baik. Hal ini penting agar mereka tidak terjebak dalam siklus kemiskinan yang sama seperti generasi sebelumnya.
Model pendidikan Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama berpotensi memberikan mobilitas sosial yang lebih baik dibandingkan sekolah reguler. Dengan tinggal di asrama, siswa memperoleh pendampingan intensif dari pembina serta akses fasilitas pendidikan yang lebih baik.
Kondisi ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses belajar dan perkembangan pribadi siswa. Ditambah dengan fasilitas pendidikan modern dan pembelajaran berbasis digital, Sekolah Rakyat dapat membantu mengurangi kesenjangan pendidikan antara anak dari keluarga miskin dan keluarga mampu.
Inovasi Pendidikan dan Ekosistem Positif
Penyediaan akses terhadap teknologi dan metode pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang diterima siswa. Ini memastikan mereka memiliki kompetensi yang lebih baik untuk bersaing di dunia kerja.
Agus juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi ini dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang positif dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebelumnya telah melakukan pembangunan Sekolah Rakyat di beberapa wilayah. Lokasi pembangunan ini meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidempuan.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pendidikan yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan. Keberadaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah diharapkan mampu menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan.
Sumber: AntaraNews