Kloter Terakhir Kepulangan Haji Sumut Tiba, PPIH Medan Resmi Tutup Fase Pemulangan Jemaah

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan telah merampungkan fase **Kepulangan Haji Sumut** dengan kedatangan kloter 17 Kualanamu, menandai berakhirnya perjalanan suci ribuan jemaah dari Tanah Suci.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kloter Terakhir Kepulangan Haji Sumut Tiba, PPIH Medan Resmi Tutup Fase Pemulangan Jemaah
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan telah merampungkan fase **Kepulangan Haji Sumut** dengan kedatangan kloter 17 Kualanamu, menandai berakhirnya perjalanan suci ribuan jemaah dari Tanah Suci. (AntaraNews)

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan secara resmi menutup rangkaian **Kepulangan Haji Sumut** dengan kedatangan Kloter 17 Kualanamu. Sebanyak 229 jemaah haji dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara telah tiba kembali di tanah air. Ketua PPIH Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, memimpin pelepasan kloter terakhir ini di Asrama Haji Medan pada hari Ahad.

Kedatangan Kloter 17 ini menandai berakhirnya seluruh proses pemulangan jemaah haji reguler asal Sumatera Utara. Seluruh jemaah disambut dengan sukacita setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Proses pemulangan berjalan lancar berkat kerja keras seluruh pihak terkait.

Momen ini menjadi penutup bagi ribuan jemaah haji asal Sumut yang telah kembali ke kampung halaman mereka. Keberhasilan penyelenggaraan haji ini menjadi cerminan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut memberikan apresiasi atas kelancaran proses ini.

Data Kepulangan dan Kondisi Jemaah Haji Sumut

Kloter 17 Kualanamu yang menjadi penutup **Kepulangan Haji Sumut** terdiri dari jemaah asal delapan kabupaten/kota di Sumatera Utara. Sebanyak 197 orang berasal dari Medan, 13 orang dari Deli Serdang, dan lima orang dari Serdang Bedagai. Selain itu, masing-masing dua orang dari Padangsidempuan, Tapanuli Tengah, dan Labuhanbatu, serta satu orang dari Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan, ditambah enam petugas kloter.

Secara keseluruhan, data PPIH Embarkasi Medan mencatat total 5.962 jemaah haji reguler asal Sumatera Utara telah kembali ke tanah air. Jumlah ini meliputi 5.894 jemaah haji dan 68 petugas kloter. Angka ini menunjukkan skala besar dari operasi pemulangan yang telah sukses dilaksanakan.

Dalam musim haji tahun ini, tercatat sembilan jemaah haji asal Sumatera Utara meninggal dunia di Tanah Suci. Mereka berasal dari enam kabupaten/kota, yaitu Medan (3), Langkat (2), serta masing-masing satu dari Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, dan Asahan.

Saat ini, seorang jemaah hajjah atas nama Rukayah Wahab dari Kabupaten Deli Serdang, yang tergabung dalam Kloter 15 Kualanamu, masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Arab Saudi. Zulkifli Sitorus menjelaskan bahwa Rukayah Wahab akan menunggu hingga kondisinya membaik dan dinyatakan layak terbang untuk kembali ke tanah air.

Apresiasi dan Harapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kloter 17 Kualanamu. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas keselamatan seluruh jemaah yang telah kembali berkumpul bersama keluarga tercinta setelah menunaikan ibadah haji.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas haji dan pihak terkait atas kerja keras mereka. Dedikasi ini telah memastikan pelayanan terbaik diberikan kepada seluruh jemaah haji selama proses keberangkatan hingga **Kepulangan Haji Sumut**. Upaya ini sangat penting untuk kenyamanan dan kelancaran ibadah.

Lebih lanjut, Pemprov Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan haji di masa mendatang. Tujuannya adalah agar jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, sehat, dan khusyuk. Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas demi pengalaman haji yang lebih baik.

Basarin Yunus Tanjung juga mengajak para jemaah haji yang telah kembali untuk mengambil peran aktif dalam membangun Sumatera Utara. Hal ini dapat dilakukan melalui keteladanan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta partisipasi aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Kontribusi para haji diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi