Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan Revitalisasi SMA Sukma Gunungsitoli di Kepulauan Nias rampung pada Desember 2026. Proyek strategis ini diharapkan dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal tahun ajaran berikutnya, yakni Januari 2027.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga, menyampaikan bahwa Gubernur Bobby Nasution secara langsung ingin memastikan progres pembangunan. Gubernur telah meninjau lokasi revitalisasi selama berkantor di Kepulauan Nias, menunjukkan komitmen kuat terhadap proyek ini.
Inisiatif revitalisasi ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Nias. Peningkatan kualitas SDM diyakini akan tercapai melalui penguatan akses pendidikan yang lebih baik dan fasilitas yang memadai.
Advertisement
Advertisement
Detail Proyek dan Progres Pembangunan Revitalisasi SMA Sukma Gunungsitoli
Proyek Revitalisasi SMA Sukma Gunungsitoli telah dimulai sejak April 2026, menunjukkan komitmen Pemprov Sumut. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai angka yang menjanjikan, mendekati 25 persen dari total keseluruhan.
Alexander Sinulingga mengonfirmasi bahwa progres pembangunan menunjukkan hasil positif. Terdapat deviasi plus 0,098 persen, yang mengindikasikan bahwa pengerjaan proyek berjalan sesuai jadwal atau bahkan sedikit lebih cepat dari perencanaan.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek Revitalisasi SMA Sukma Gunungsitoli ini sangat signifikan, mencapai Rp87 miliar. Dana besar ini akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas modern dan lengkap.
Advertisement
Fasilitas yang akan dibangun mencakup ruang kelas baru, laboratorium canggih, serta asrama terpisah untuk putra dan putri. Selain itu, akan ada rumah dinas bagi guru, menara air, musala, gereja, aula serbaguna, kantin, dan lapangan olahraga yang representatif.
Advertisement
Peningkatan Kualitas SDM dan Solusi Sementara KBM
Revitalisasi SMA Sukma Gunungsitoli merupakan bagian integral dari strategi Pemprov Sumatera Utara untuk meningkatkan kualitas SDM. Fokus utamanya adalah masyarakat di Kepulauan Nias, yang membutuhkan akses pendidikan unggul.
Alexander Sinulingga menekankan bahwa pendidikan adalah kebutuhan dasar yang fundamental bagi setiap individu. Kehadiran SMA Negeri Unggulan Sukma diharapkan dapat menjadi katalisator penting bagi peningkatan SDM lokal.
"Pendidikan sebagai kebutuhan dasar. Adanya SMA Negeri Unggulan Sukma di Kepulauan Nias, ini kan output-nya. Kita juga harapkan adalah peningkatan kualitas SDM masyarakat Nias itu sendiri," ujar Alexander.
Advertisement
Selama proses revitalisasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk tahun ajaran 2026/2027 tidak terganggu. KBM dipindahkan sementara ke gedung milik Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Relokasi sementara ini telah dikoordinasikan dengan baik bersama Pemerintah Kota Gunungsitoli. "Kita sudah berkoordinasi dengan Pemkot Gunungsitoli. Alhamdulillah, anak-anak kita sudah direlokasi ke salah satu gedung milik Dinas Perhubungan hingga Desember mendatang," tambah Alexander.
Sumber: AntaraNews
Advertisement