Brimob Polda Sumut Sterilkan Lokasi Gelar Melayu Serumpun ke-IX di Medan, Pastikan Keamanan Acara Internasional

Jelang pembukaan Gelar Melayu Serumpun ke-IX di Medan, Brimob Polda Sumut melakukan sterilisasi ketat untuk memastikan keamanan peserta dari berbagai kota dan negara, termasuk delegasi internasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Brimob Polda Sumut Sterilkan Lokasi Gelar Melayu Serumpun ke-IX di Medan, Pastikan Keamanan Acara Internasional
Jelang pembukaan Gelar Melayu Serumpun ke-IX di Medan, Brimob Polda Sumut melakukan sterilisasi ketat untuk memastikan keamanan peserta dari berbagai kota dan negara, termasuk delegasi internasional. (AntaraNews)

Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara telah melakukan sterilisasi menyeluruh di Lapangan Merdeka, Medan. Sterilisasi ini dilakukan pada Sabtu, 27 Juni 2026, sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-IX.

Langkah pengamanan ini bertujuan untuk memastikan seluruh area kegiatan aman dari potensi gangguan keamanan yang tidak diinginkan. Fokus utama adalah mengantisipasi ancaman bahan peledak, zat kimia berbahaya, maupun unsur berbahaya lainnya di lokasi acara.

Kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kesiapsiagaan. Tujuannya adalah untuk mendukung kelancaran agenda budaya berskala nasional dan internasional di Sumatera Utara.

Kesiapsiagaan Brimob dalam Pengamanan Acara Budaya

Panit 3 Subden Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Sumut, Ipda Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri. Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman bahan peledak, zat kimia berbahaya, maupun unsur berbahaya lainnya di lokasi kegiatan.

Personel Jibom KBRN (Kimia, Biologi, Radioaktif, Nuklir) melakukan penyisiran secara menyeluruh di kawasan Lapangan Merdeka. Mereka menggunakan peralatan khusus sesuai standar operasional untuk memastikan seluruh area dalam kondisi aman dan steril.

Proses sterilisasi ini sangat penting mengingat skala acara yang akan dihadiri oleh banyak pihak. Keamanan menjadi prioritas utama demi kelancaran dan kesuksesan Gelar Melayu Serumpun.

Hasil Sterilisasi dan Komitmen Keamanan

Dari hasil pelaksanaan sterilisasi, tidak ditemukan adanya barang mencurigakan. Barang-barang tersebut yang mengarah pada bahan peledak maupun zat kimia berbahaya lainnya.

Oleh karena itu, lokasi dinyatakan aman dan siap digunakan untuk pelaksanaan kegiatan Gelar Melayu Serumpun ke-IX.

Ipda Rahmat Hidayat menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Brimob Sumut dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, juga mendukung kelancaran agenda budaya berskala nasional dan internasional di Sumatera Utara.

Dengan pengamanan maksimal, diharapkan Gelar Melayu Serumpun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Acara ini diharapkan menjadi kebanggaan bersama dalam melestarikan budaya Melayu.

Gelar Melayu Serumpun: Agenda Nasional dan Internasional

Gelar Melayu Serumpun ke-IX akan diselenggarakan di Kota Medan mulai tanggal 27 hingga 30 Juni 2026. Acara ini merupakan salah satu agenda budaya penting yang menarik perhatian banyak pihak.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh para wali kota dari seluruh Indonesia. Kehadiran mereka merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Selain itu, Gemes ke-IX juga akan diikuti oleh delegasi dari enam negara. Negara-negara tersebut meliputi Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, dan China.

Kehadiran delegasi internasional ini menegaskan status Gelar Melayu Serumpun sebagai acara budaya yang memiliki jangkauan luas. Acara ini juga memperkuat hubungan antarnegara serumpun dan negara sahabat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi