Bupati Pangkep Akan Perbaiki Peralatan Ambulans Laut Usai 11 Hari Hilang Kontak dan Terombang-ambing
Bupati Pangkep, M Yusran Lalogau, berjanji akan memperbaiki fasilitas seluruh kapal ambulance laut agar kejadian serupa tidak terulang.
Setelah 11 hari terombang-ambing tanpa pasokan makanan, kapal ambulance laut milik Pemerintah Kabupaten Pangkep akhirnya ditemukan di Pulau Sapakang, Sumenep, Jawa Timur. Bupati Pangkep, M Yusran Lalogau, berjanji akan memperbaiki fasilitas seluruh kapal ambulance laut agar kejadian serupa tidak terulang.
Yusran mengaku bersyukur tiga kru kapal Ambulans Laut yakni Muhammad Tahir (65), Najamuddin (55), dan Hasri (60) ditemukan dalam kondisi selamat. Ia mengatakan kapal ambulans laut hilang kontak dan dicari selama 11 hari.
"Alhamdulillah saya mendapatkan info bahwa sudah masyarakat kami yang dicari selama kurang lebih 11 hari karena kapal ambulans yang diberangkatkan ke Pulau Dewakang, ini yang kemarin sempat lost contact akhirnya ditemukan di Sumenep, Madura," ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/10) malam.
Politisi Partai NasDem ini memastikan tiga kru kapal Ambulans Laut sedang perjalanan pulang ke rumah. Yusran mengaku kejadian hilang kontak kapal ambulans laut menjadi pelajaran untuk perbaikan alat.
"InsyaAllah ke depan kami pun juga dari pemerintah daerah akan memaksimalkan bagaimana setidaknya peralatan-peralatan untuk di kapal-kapal yang akan beroperasi dimaksimalkan," tuturnya.
Salah satu perbaikan peralatan di kapal ambulans laut seperti pemasangan GPS. Sebelumnya, Yusran menyebut Pemkab Pangkep memiliki 6 ambulans laut.
"Mungkin dengan adanya GPS atau peralatan yang lain yang ada di dalam kapalnya itu, kami bisa melacak posisi," kata Yusran.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sempat melakukan pencarian selama 7 hari. Ia menyebut tim SAR gabungan telah berusaha melakukan pencarian.
"Saya selaku bupati mengucapkan banyak terima kasih kepada semua tim gabungan yang sudah membantu dalam hal pencarian kapal yang hilang ini, khususnya kepada Basarnas, dari Polairud Mabes, dan juga Polda Sulsel, dan juga BPBD Kabupaten Pangkep untuk yang di mana semua timnya bekerja sama untuk mencari kondisi kapal yang hilang kemarin," ucapnya.
Terpisah, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kelas A Makassar, Andi Sultan, membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku kapal ambulans laut ditemukan di kawasan perairan Madura, Jawa Timur.
"Dia sudah sekitar sepekan di kawasan perairan Jawa Timur, di dekat Sumenep, Madura," ujar Andi Sultan, Jumat malam.
Andi Sultan menyebut saat ini pihaknya sementara melakukan koordinasi dengan pihak yang berada di kawasan Madura.
"Kemungkinan sementara diperbaiki juga itu kapalnya, untuk kembali," Andi Sultan menuturkan.
"Seluruh awak selamat semua. Kami belum bisa pastikan itu mati mesin atau bagaimana. Kami belum konfirmasi," ucapnya.