Dua Pesawat Tabrakan Saat Berada di Udara, Dua Orang Tewas
Kecelakaan ini melibatkan pesawat Cessna 172S dan Lancair 360 MK II.
Kecelakaan pesawat kembali terjadi di Amerika Serikat, menewaskan dua orang.
"Dua orang tewas setelah dua pesawat kecil bertabrakan di udara, di bandara Arizona, Rabu (19/2)," ungkap pihak berwenang yang dikutip dari CNN, Kamis (20/2).
Kecelakaan ini melibatkan pesawat Cessna 172S dan Lancair 360 MK II yang bertabrakan pada pukul 8.28 pagi dekat Bandara Regional Marana, yang terletak di barat laut Tucson. Menurut laporan awal dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional, kedua pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat berada dalam posisi upwind dari landasan pacu 12, salah satu dari dua landasan yang ada di bandara tersebut.
Pesawat Cessna berhasil mendarat "tanpa gangguan," sementara Lancair jatuh di area dekat landasan pacu lainnya dan mengalami "kebakaran pasca-tabrakan," menurut pernyataan resmi NTSB. Departemen Kepolisian Marana mengonfirmasi dua orang yang berada di pesawat tersebut tewas. Kota Marana dalam siaran persnya menyebutkan terdapat dua orang di masing-masing pesawat, namun tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang kondisi mereka. Bandara ditutup sementara untuk keperluan penyelidikan yang sedang berlangsung, seperti yang dijelaskan oleh Departemen Kepolisian Marana.
"Atas nama Kota Marana dan Bandara Regional Marana, kami turut berduka cita kepada semua individu dan keluarga yang terdampak oleh peristiwa ini," kata Kepala Bandara Galen Beem.
"Ini adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami berterima kasih atas tanggapan cepat dari Departemen Kepolisian Marana dan Distrik Pemadam Kebakaran Northwest."
Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan bandara tersebut merupakan "lapangan tak terkendali," yang berarti tidak memiliki menara pengawas lalu lintas udara yang aktif. Dalam situasi ini, para pilot biasanya menggunakan Common Traffic Advisory Frequency untuk menginformasikan posisi mereka kepada pilot lain di sekitar bandara. Meskipun berada di lapangan tak terkendali, pilot tetap wajib mematuhi semua peraturan penerbangan federal.
Diperkirakan seorang investigator dari NTSB akan tiba pada Kamis (20/2) pagi untuk mendokumentasikan lokasi kejadian dan memeriksa pesawat yang terlibat. FAA juga memberikan respons terkait insiden tersebut.