Cerita Warga Inggris Saat Liburan di Hawaii Dapat Peringatan Tsunami: “Semua Orang Berlarian”
Tsunami akibat gempa dahsyat Rusia bikin panik Rachael Burrows, warga Inggris yang sedang berlibuar di Hawaii.
Rachael Burrows, warga Macclesfield, Inggris, mengaku panik saat menerima peringatan tsunami akibat gempa dahsyat magnitudo 8,8 yang mengguncang pesisir timur Rusia. Saat itu, ia sedang berada di Hawaii.
Dikutip dari BBC, Rabu (30/7), Burrows mengatakan dirinya menerima peringatan darurat melalui ponsel saat sedang mengikuti tur darat. Petugas pertama kapal langsung memberi tahu bahwa situasinya berbahaya dan mereka harus segera kembali ke kapal.
“Saat itu toko-toko tutup dan lalu lintas macet. Cukup menakutkan karena semua sirene mulai berbunyi. Semua orang berlarian,” ujar Burrows.
Ia termasuk salah satu penumpang terakhir yang diizinkan kembali ke kapal sebelum kapal pesiar itu kembali berlayar ke laut lepas.
Sementara itu, penumpang lain yang tertinggal di darat diarahkan untuk segera mencari tempat aman di dataran yang lebih tinggi.
Sebelumnya dilaporkan Reuters, gempa bumi tersebut mengguncang wilayah lepas pantai Semenanjung Kamchatka di Rusia Timur.
Tak lama kemudian, gelombang tsunami yang menghantam kota pesisir Pasifik Rusia, Severo-Kurilsk, dilaporkan mencapai ketinggian lebih dari tiga meter.
Bahkan, gelombang terkuat bahkan mencapai lima meter, menurut kantor berita Rusia RIA Novosti yang mengutip keterangan dari layanan darurat seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (30/7).
Akibat gempa itu tsunami tidak hanya berdampak ke Rusia, melainkan beberapa wilayah lain, termasuk Hawaii.