Jepang Dilanda Tsunami, Pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Dievakuasi
Kami telah melihat kemacetan dan antrean lalu lintas saat orang-orang mencoba mengevakuasi daerah yang terdampak
Peringatan tsunami di wilayah Fukushima selalu memicu kekhawatiran yang meningkat karena bencana tiga kali lipat pada tahun 2011 yang mengakibatkan kehancuran reaktor nuklir.
Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (Tepco) menjadi salah satu organisasi pertama yang memberikan pembaruan bahwa semua pekerjanya telah dievakuasi lebih awal hari ini dengan tidak ada kelainan yang dilaporkan sejauh ini.
Ini tetap menjadi area yang menjadi perhatian karena masih ada puing-puing nuklir yang terus didinginkan dengan berton-ton air yang kemudian disimpan dalam tangki besar di sebelah pembangkit listrik.
Pihak berwenang Jepang memiliki rencana evakuasi bagi mereka yang berada dalam radius 20 kilometer dari pembangkit, dan menyarankan untuk berlindung di tempat bagi mereka yang berada dalam jarak 20 hingga 30 kilometer.
Kami telah melihat kemacetan dan antrean lalu lintas saat orang-orang mencoba mengevakuasi daerah yang terdampak jalur kereta utama masih sebagian ditutup di sepanjang wilayah pesisir. Dilansir bbc.com.
Gempa Rusia
Sebelumnya, salah satu gempa terkuat di dunia mengguncang wilayah Timur Jauh Rusia pada Rabu pagi, dengan kekuatan 8,8 skala Richter yang menyebabkan gelombang tsunami di Jepang dan Alaska serta memicu peringatan untuk Hawaii, Amerika Utara dan Tengah, serta pulau-pulau Pasifik di selatan hingga Selandia Baru.
Pelabuhan-pelabuhan di Semenanjung Kamchatka, Rusia, dekat pusat gempa mengalami banjir saat warga melarikan diri ke pedalaman, dan gelombang putih berbuih mencapai garis pantai di Jepang utara. Mobil-mobil memenuhi jalanan dan jalan raya di Honolulu, dengan lalu lintas macet bahkan di wilayah yang jauh dari pantai.
Orang-orang disarankan untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi di banyak wilayah Pasifik dan diperingatkan bahwa potensi bahaya dapat berlangsung lebih dari satu hari. Sebagian besar tempat yang telah dilanda gelombang tsunami sejauh ini melaporkan tidak ada kerusakan signifikan.
Tsunami dengan ketinggian 3–4 meter (10 hingga 13 kaki) tercatat di Kamchatka, 60 sentimeter (2 kaki) di pulau utara Jepang, Hokkaido, dan hingga 1,4 kaki (kurang dari 30 sentimeter) di atas permukaan pasang tercatat di Kepulauan Aleutian, Alaska. Dikutip appnews.com.