5 Kali Indonesia Diterjang Tsunami Imbas Gempa di Luar Negeri, Ini Daftar Kejadiannya
Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah terjadi sebanyak lima kali.
Indonesia diprediksi akan diterjang tsunami akibat gempa di Kamchatka, Rusia pada Rabu (30/7) dengan berkekuatan magnitudo 8,8. Tercatat, ada 10 wilayah di Indonesia yang akan mengalami dampak musibah tersebut.
Ternyata, bukan hanya kali ini saja Indonesia mengalami dampak tsunami akibat tsunami yang melanda negara lainnya. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah terjadi sebanyak lima kali.
Kejadian pertama terjadi pada tahun 1960, dimana saat itu tsunami melanda Chili pada 22 Mei 1960. Saat itu, gempa berkekuatan magnitudo 9,5 di Valdivia.
Atas kejadian itu, wilayah timur Indonesia seperti di Papua mengalami tsunami setinggi 50 centimeter.
"Waktu tiba di Papua ± 24 jam setelah gempa. Lokasi terdampak Teluk Yotepa Papua, Jayapura gelombang sekitar 50 cm. Serui dilaporkan adanya perubahan pasang surut tidak biasa dan Biak tercatat fluktuasi air laut," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam konferensi pers melalui daring, Rabu (30/7).
"Fenomena ini tercatat melalui pengamatan pelaut dan laporan lokal, meski sistem pemantauan masih sangat terbatas saat itu," sambungnya.
Tsunami Alaska
Kemudian, dampak tsunami juga terjadi saat Prince William Sound, Alaska dilanda tsunami berkekuatan magnitudo 9,2. Saat itu, lokasi terdampak di Indonesia yaitu berada di Jayapura dengan waktu tiba di lokasi berkisar 20-22 jam.
"Tide gauge mencatat anomali pasang-surut. Sorong tercatat fluktuasi air laut kecil. Catatan, tidak dilaporkan kerusakan, namun fenomena laut tidak biasa dicatat oleh stasiun pelabuhan," ujarnya.
Tsunami Rusia
Ternyata, bukan hanya kali ini saja tsunami di Rusia berdampak hingga sampai ke Indonesia. Karena, kejadian ini pernah terjadi pada 4 Oktober 1994 tepatnya di Kuril Island.
Saat itu lokasi terdampak yaitu di Sorong, tide gauge mendeteksi fluktuasi tinggi muka laut kecil (20 cm) . Kemudian, untuk Manokwari berdasarkan laporan lokal menyebutkan air laut naik sedikit dari biasanya.
"Catatan, waktu tiba tsunami di Papua sekitar 7–8 jam setelah gempa," ucapnya.
Tsunami Selandia Baru
Selanjutnya, pada 5 Maret 2021 tsunami terjadi di Kepulauan Kermadec, Selandia Baru akibat gempa magnitudo 8,1. Akibatnya, lokasi terdampak mencapai ke wilayah Indonesia seperti di Merauke yang tercatat anomali pasang surut kecilo Biak, tide gauge menunjukkan fluktuasi 15 cm dengan waktu tiba kurang lebih 5 jam.
"Jayapura, perubahan kecil tercatat. Catatan, tidak berdampak signifikan, tetapi peringatan disebar untuk kesiapsiagaan," ucapnya.
Tsunami Jepang
Masih di bulan dan tahun yang sama, Indonesia kembali mengalami dampak gempa dan tsunami dari negara lain. Kali ini, gempa terjadi di Jepang Timur pada 11 Maret 2011 dengan magnitudo 9,1.
"Waktu tiba di Papua: ±6–8 jam. Lokasi terdampak Biak, gelombang tsunami ±25–30 cm. Jayapura tercatat gelombang ±20 cm. Serui ketinggian tsunami ±15–20 cm," paparnya.
"Dampak Supiori, Papua Barat (1 orang meninggal), Jayapura, di Kampung Holtekam, Kecamatan Muara Tami, Abepura dan Jayapura Selatan (1 orang meninggal), rumah dan Gedung rusak mencapai 67 unit. Catatan, BMKG mengeluarkan peringatan, dan tide gauge mencatat data akurat," pungkasnya.