Tsunami Imbas Gempa 8,8 M di Rusia, Warga Honolulu & Jepang Kocar Kacir Jauhi Garis Pantai
Pelabuhan-pelabuhan di Semenanjung Kamchatka, Rusia, dekat pusat gempa mengalami banjir saat warga melarikan diri ke pedalaman
Salah satu gempa terkuat di dunia mengguncang wilayah Timur Jauh Rusia pada Rabu pagi, dengan kekuatan 8,8 skala Richter yang menyebabkan gelombang tsunami di Jepang dan Alaska serta memicu peringatan untuk Hawaii, Amerika Utara dan Tengah, serta pulau-pulau Pasifik di selatan hingga Selandia Baru.
Pelabuhan-pelabuhan di Semenanjung Kamchatka, Rusia, dekat pusat gempa mengalami banjir saat warga melarikan diri ke pedalaman, dan gelombang putih berbuih mencapai garis pantai di Jepang utara. Mobil-mobil memenuhi jalanan dan jalan raya di Honolulu, dengan lalu lintas macet bahkan di wilayah yang jauh dari pantai.
Orang-orang disarankan untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi di banyak wilayah Pasifik dan diperingatkan bahwa potensi bahaya dapat berlangsung lebih dari satu hari. Sebagian besar tempat yang telah dilanda gelombang tsunami sejauh ini melaporkan tidak ada kerusakan signifikan.
Tsunami dengan ketinggian 3–4 meter (10 hingga 13 kaki) tercatat di Kamchatka, 60 sentimeter (2 kaki) di pulau utara Jepang, Hokkaido, dan hingga 1,4 kaki (kurang dari 30 sentimeter) di atas permukaan pasang tercatat di Kepulauan Aleutian, Alaska. Dikutip appnews.com.
Hawaii dan Oregon memperingatkan penduduk akan potensi kerusakan
Dampak tsunami bisa berlangsung selama berjam-jam atau bahkan lebih dari satu hari, kata Dave Snider, koordinator peringatan tsunami dari Pusat Peringatan Tsunami Nasional di Alaska.
"Tsunami bukan hanya satu gelombang," katanya. "Ini adalah rangkaian gelombang kuat dalam periode waktu yang lama. Tsunami melintasi lautan dengan kecepatan ratusan mil per jam — secepat pesawat jet — di perairan dalam. Tapi saat mendekati pantai, mereka melambat dan mulai menumpuk. Dan di situlah masalah genangan air menjadi lebih mungkin terjadi."
"Dalam kasus ini, karena Bumi pada dasarnya mengirimkan riak-riak besar air melintasi lautan, gelombang akan terus bergerak bolak-balik selama cukup lama," katanya, yang menjadi alasan beberapa komunitas mungkin merasakan dampaknya lebih lama.
Gubernur Hawaii, Josh Green, mengatakan data dari Midway Atoll — yang berada di antara Jepang dan Hawaii — mencatat gelombang dari puncak ke lembah setinggi 6 kaki (1,8 meter). Ia mengatakan gelombang yang menghantam Hawaii bisa lebih besar atau lebih kecil dan masih terlalu dini untuk mengetahui seberapa besar mereka. Tsunami sebesar itu akan setara dengan gelombang setinggi 3 kaki (90 sentimeter) yang melaju di atas ombak, katanya.
"Ini adalah gelombang longitudinal dengan kekuatan besar yang mendorong ke garis pantai dan masuk ke daratan," katanya dalam konferensi pers.
Green mengatakan helikopter Black Hawk telah diaktifkan dan kendaraan penyelamat untuk kondisi air tinggi telah siap digunakan jika pihak berwenang perlu menyelamatkan orang. "Tapi tolong, jangan membahayakan diri Anda sendiri," katanya.
Departemen Manajemen Darurat Oregon mengatakan di Facebook bahwa gelombang tsunami kecil diperkirakan akan mencapai garis pantai mulai sekitar pukul 11:40 malam waktu setempat, dengan ketinggian gelombang antara 1 hingga 2 kaki (30 hingga 60 sentimeter). Dinas itu mendesak masyarakat untuk menjauh dari pantai, pelabuhan, dan marina, serta tetap berada di lokasi aman jauh dari pantai hingga peringatan dicabut.
"Ini bukan tsunami besar, tetapi arus berbahaya dan gelombang kuat dapat menimbulkan risiko bagi mereka yang berada di dekat air," kata departemen tersebut.
Sebagian besar Pantai Barat yang mencakup provinsi British Columbia di Kanada, negara bagian Washington, dan California juga berada di bawah peringatan tsunami.
Tsunami dengan tinggi kurang dari 30 sentimeter (di bawah 1 kaki) diperkirakan akan menghantam beberapa bagian Pulau Vancouver, British Columbia. Badan kesiapsiagaan darurat provinsi tersebut mengatakan gelombang diperkirakan akan mencapai Pulau Langara yang terpencil sekitar pukul 10:05 malam hari Selasa dan Tofino sekitar pukul 11:30 malam. Badan tersebut mengatakan "beberapa gelombang dalam waktu berbeda" diperkirakan akan terjadi.
Wilayah Rusia Laporkan Kerusakan Akibat Gempa
Gempa yang terjadi pada pukul 08.25 pagi waktu Jepang memiliki magnitudo awal 8,0, menurut seismolog Jepang dan AS. Survei Geologi AS (USGS) kemudian memperbarui kekuatannya menjadi 8,8 dan menyatakan gempa terjadi pada kedalaman 20,7 kilometer (13 mil).
Pusat gempa berada sekitar 119 kilometer (74 mil) sebelah timur-tenggara dari kota Petropavlovsk-Kamchatsky di Rusia, yang berpenduduk 180.000 jiwa, di Semenanjung Kamchatka. Beberapa gempa susulan dengan kekuatan hingga 6,9 skala Richter terjadi setelahnya.
Gelombang tsunami pertama menghantam wilayah pesisir Severo-Kurilsk, pemukiman utama di Kepulauan Kuril milik Rusia di Samudra Pasifik, menurut gubernur setempat Valery Limarenko. Ia mengatakan para penduduk dalam keadaan aman dan tetap berada di dataran tinggi sampai ancaman gelombang susulan dipastikan telah berlalu.