Arkeolog Temukan 141 Koin Emas Berusia 1.600 Tahun, Bergambar Sembilan Kaisar Romawi
Timbunan koin ini memiliki nilai fantastis, mencapai miliaran.
Para arkeolog di Luksemburg menemukan timbunan 141 koin emas Romawi yang berumur sekitar 1.600 tahun. Koin-koin tersebut bergambar wajah sembilan kaisar Romawi yang memerintah pada abad keempat dan kelima—termasuk Eugenius, seorang perampas kekuasaan tidak sah yang memerintah Kekaisaran Romawi Barat hanya selama dua tahun.
Menurut pernyataan dari Institut Penelitian Arkeologi Nasional (INRA) Luksemburg, koin-koin itu digali di sebuah situs arkeologi di desa utara Holzthum, dikutip dari laman Smithsonian Magazine, Minggu (2/2).
Seluruh koin ini bernilai 308.600 Euro atau sekitar Rp5,2 miliar. Para peneliti menemukan sisa-sisa bangunan di situs tersebut, yang menurut mereka dulunya adalah rumah bagi burgus, sebuah benteng atau menara Romawi kecil. Sebagian besar koinnya adalah solidi, yaitu potongan mata uang emas yang dicetak pada awal abad keempat M.
“Ini mewakili sejumlah besar kekayaan pribadi bagi individu atau kelompok yang mengumpulkan koin-koin ini,” jelas Rebecca Usherwood, sejarawan di Trinity College Dublin.
“Kebanyakan orang di Kekaisaran Romawi jarang, atau bahkan pernah, melihat satu pun koin emas. Menemukan angka sebanyak ini menunjukkan bahwa pemiliknya memiliki kedudukan sosial yang cukup tinggi, kemungkinan besar adalah seorang perwira militer dan bukan seorang prajurit biasa.”
Koin-koin tersebut dibuat pada era yang dikenal sebagai Kekaisaran Romawi Akhir, yang merupakan masa peralihan Roma menjadi Kristen setelah kaisar Konstantinus I berpindah agama pada tahun 313 M. Periode ini juga ditandai dengan berkurangnya pengaruh Romawi di negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Luksemburg saat ini.
Simpanan tersebut ditemukan di wilayah yang makmur pada awal abad keempat, tambah Usherwood. Namun pada awal abad kelima, bangsa Jerman semakin banyak melakukan invasi dari seberang Sungai Rhine, sehingga wilayah tersebut “tidak dapat dipertahankan” oleh bangsa Romawi. Menurut Usherwood, pemilik koin mungkin mengubur kekayaan mereka karena mereka tidak dapat melarikan diri dengan membawa harta tersebut.